Categories: PEGUNUNGAN

Tunggu Hasil Koordinasi Dengan Pj Gubernur, Jalan Trans Papua Ditutup?

WAMENA – Banyak kendaraan yang memuat bahan bangunan melalui jalan Trans Papua Wamena -Jayapura sangat menghambat pekerjaan yang dilakukan satker PJN Wil IV Jayawijaya, sehingga direncanakan, jalan tersebut akan ditutup dalam waktu dekat ini usai melakukan Koordinasi dengan PJ Gubernur Papua pegunungan.

Kepala Satuan Kerja (satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Jayawijaya Jhon Frit Aldis Sitompul, ST, MT menyatakan Rencana penutupan jalan Trans Papua ini akan dilakukan dalam waktu dekat, dimana saat ini pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan aparat TNI dalam hal ini Korem 172 /PWY untuk menyampaikan hal ini. Dan masih menunggu hasil koordinasi dengan Pemprov Papua pegunungan

“Kami masih berkoordinasi terus dengan pihak keamanan dan masih menunggu hasil koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Papua Pegunungan untuk menutup jalan Trans Papua Wamena Jayapura karena di ketahui truk -truk yang melalui jalan ini tak mengangkut sembako ,”Ungkapnya Rabu (22/2) via selulernya

Pihaknya sudah melakukan Koordinasi dengan aparat keamanan dilakukan agar nanti di pos -pos itu anggota yang menginformasikan kepada sopir truk bahwa akan dilakukan penutupan jalan, rencana awal tanggal 23 Februari sehingga kendaraan yang yang melalui jalan tersebut tidak mengganggu pekerjaan yang dilakukan dan pihaknya bisa fokus memperbaiki genangan -genangan yang rusak .

“Kalau hasil Koordinasi dengan Danrem 172/ PWY sudah di setujui, nanti pos -pos dan koramil yang digunakan untuk memberikan sosialisasi atau pemberitahuan, sehingga rencana penutupan jalan tinggal tunggu hasil Koordinasi dengan PJ Gubernur saja ,”jelas Aldis

Penutupan jalan Trans Papua Wamena Jayapura di maksudkan agar pekerjaan yang dilakukan bisa segera di selesaikan, sehingga akan di tutup 1 bulan, setelah itu bakal di evaluasi apakah perlu di perpanjang maka akan di perpanjang, sebab saat ini sedang musim hujan dan ditakutkan waktu pengerjaan itu tidak cukup.

“Ketika hujan deras kita tidak mungkin menimbun sebab itu pekerjaan yang membutuhkan matahari juga, sedangkan di lapangan ada 10 titik yang akan di perbaiki, kalau dalam 1 bulan bisa menutup semua maka bisa di buka kembali, tapi kalau belum tercapai maka di perpanjang selama dua bulan,”beber Sitompul (jo/gin)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

10 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

11 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

15 hours ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

15 hours ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

22 hours ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

23 hours ago