Categories: PEGUNUNGAN

Pemkab Jayawijaya Mulai Salurkan 400 Ton Beras

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua bersama Forkopimda melepas Bantuan Logistik ke Masyarakat untuk 13 Distrik di hari pertama penyaluran dari Kantor Otonom Jayawijaya, Selasa (31/4). ( FOTO: Deny/Cepos)

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua  mengungkapkan bahwa Pemkab mulai menyalurkan logistik bahan makanan ke 40 Distrik yang dimulai Selasa (21/4) kemarin.  Hal ini untuk membantu kebutuhan masyarakat, terutama dalam pembatasan aktifitas masyarakat di tengah pandemi wabah corona sampai jam 12.00 WIT, mulai Kamis (23/4) besok.

  “Bantuan ini diberikan untuk 40 Distrik dan 3 kelurahan yang ada di Jayawijaya, hari ini (kemarin.red) dimulai dengan 13 Distrik terlebih dahulu, dan akan dilanjutkan pada besok dan lusa,”ungkapnya Selasa (21/4) kemarin.

   Menurutnya, mulai besok lusa seluruh pertokoan di Jayawijaya ada pembatasan waktu aktifitas hingga pukul 12.00 WIT, jika masyarakat terlambat ke toko untuk berbelanja mereka memiliki Logistik bahan makanan, saat ini pihaknya menyiapkan logistik ini sebanyak 400 ton , Minyak goreng, mie instan, sabun mandi, dan sabun cuci.

  “Target penyeluran bahan makanan ini akan dilakukan selama 3 hari harus diselesaikan mengingat waktu terbatas sehingga setiap penyaluran didampingi kepala OPD yang merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah,”tuturnya.

   Secara Terpisah Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Perum Bulog Wamena Sudarsono mengaku permintaan Pemerintah daerah akan 800 ton beras untuk tahap pertama ini telah dikeluarkan 107 Ton yang dialokasikan untuk 13 distrik,   besok akan naik lagi permintaan untuk mengambil beras dari Bulog Wamena.

    Untuk 400 ton lagi yang masih ada di Bulog kemungkinan nantinya dikeluarkan lagi namun melihat situasi dan kondisi yang ada artinya kalau pemerintah perpanjang maka akan disalurkan lagi dan akan disiapkan lagi, awalnya penyaluran ini sedikit terlambat sehingga karena diambil bulan april sehingga dikeluarkan 400 ton terlebih dahulu.

   “Saya pastikan untuk pengambilan beras dengan jumlah 400 ton dan perharinya 107 ton ini, tak akan mengganggu jatah beras untuk Kabupaten pemekaran lain yang ada di Pegunungan Tengah Papua , karena permintaan Pemda Jayawijaya telah meminta sejak beberapa hari lalu sehingga untuk stoknya telah dipisahkan,”tegas Sudarsono. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

1 hour ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

2 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

3 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

4 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

5 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

6 hours ago