

Sekretaris Dinas pendidikan Kabupaten Jayawijaya Bambang Budiandoyo
WAMENA – Dinas Pendidikan memastikan jika pelaksanaan ujian sekolah untuk semester pertama dalam tahun ajaran 2024/2025 tetap akan disesuaikan dengan kalender pendidikan.
Sekretaris Dinas pendidikan Kabupaten Jayawijaya Bambang Budiandoyo, menyatakan dalam rangka pelaksanaan proses pembelajaran di Jayawijaya, masih berpijak pada kalender pendidikan tahun 2024/2025. dimana pada kalender pendidikan itu masih ditata, diatur mengenai penyelenggaraan ujian sekolah karena sekarang ujian nasional tidak ada, sehingga ujian sekolah.
“Karena itu tetap nanti ujian tengah semester dilakukan minggu ke tiga atau ke empat September, kemudian, kemudian ujian akhir semester untuk semester satu itu diadakan pertengahan november sehingga nanti kesempatan guru-guru memproses nilai pada awal desember itu masih lanjut kemudian sesuai kalender juga mungkin minggu ke dua baru pembagian raport.”ungkapnya Rabu (18/9) saat ditemui di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Wamena.
Bambang memastikan sejauh ini belum ada perubahan terkait informasi yang beredar. Dinas Pendidikan pun belum ada dasar informasi secara formal terkait dengan perubahan itu. Apabila di kemudian hari ada secara resmi dari lembaga terkait yang definitif yang resmi maka akan disesuaikan lagi. Tetapi sampai hari ini belum ada informasi resmi dari kementerian, pemerintah daerah sehingga masih berpijak pada kalender pendidikan.
“Soal memajukan ujian sekolah ini hoax. memang ada beberapa sekolah kami sempat tahu juga dan kami klarifikasi kenapa begini lalu mereka sampaikan terkait kekhawatiran ada kerusuhan saat pilkada. tetapi kami tetap sampaikan kepada ketua musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) bahwa kita masih tetap berpijak pada kalender pendidikan.”katanya
Menurutnya, apabila di kemudian hari nanti kalau pada dekat november di mana terjadi pilkada itu, ada surat resmi yang diterima dinas, barulah akan melakukan menyesuaikan lagi terkait dengan pemberitahuan itu,
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya juga berharap para kepala sekolah serta guru memahami hal tersebut. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…