Categories: PEGUNUNGAN

Tak Mau Ambil Risiko Gunakan Vaksin Kedaluwarsa

WAMENA-Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya memastikan tak mau ambil risiko untuk melakukan vaksinasi kepada warga dengan menggunakan vaksin yang masa berlakunya tinggal sebulan jelang ekspire. Dineks akan menggunakan vaksin yang baru dikirim dan vaksin yang mendekati batas masa kedaluwarsa itu dikembalikan ke Provinsi Papua.
Hanya saja, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy, E Mambieuw, SpB mengaku belum tahu pasti jumlah vaksin yang sudah mendekati kedaluwarsa ini.
“Kita tidak mau mengambil risiko menggunakan vaksin yang masa berlakunya itu kurang dari dua bulan atau satu bulan, yang kita gunakan untuk melakukan vaksinasi masyarakat di Distrik itu adalah vaksin yang baru masuk,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (18/6) kemarin.
Dokter Willy juga menyatakan untuk Wamena sudah mendapat vaksin yang baru dari Provinsi Papua, ini yang digunakan untuk melakukan vaksinasi di Distrik.“Kita kembalikan vaksin yang sudah masuk dalam masa kedaluwarsa ini ke Provinsi. Selama vaksinasi kita gunakan vaksin yang baru bukan yang lama atau yang masuk masa kedaluwarsa,”bebernya
Untuk Vaksin yang baru itu, kata dr. Willy, ada 1000 vial vaksin yang masuk. Dimana 500 pertama digunakan untuk 500 orang yang mendapatkan suntikan pertama dan 500 lagi disimpan untuk tahapan kedua atau Boosteran.
“Nanti kita akan hitung berapa banyak vaksin yang digunakan, itu kita laporkan ke Provinsi dan nanti dari Provinsi akan melaporkan ke pusat untuk pengadaan lagi yang baru dan dibagikan sesuai dengan laporan yang kita gunakan atau nanti ditambah,” katanya.
Ia menegaskan untuk Kabupaten Jayawijaya selama melakukan vaksinasi tetap menggunakan vaksin yang terbaru, kalau masa berlaku vaksin itu kurang dari sebulan, maka dipastikan tidak digunakan lagi dan dikembalikan ke Provinsi Papua.
“Kita tidak mau yang disuntikan ke masyarakat menjadi masalah di kemudian hari, sehingga hanya vaksin yang baru yang digunakan untuk melakukan vaksinasi kepada warga kita yang ada di Distrik dan Kampung,”tegasnya. (Jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Miris, di Muara Tami Seorang Bocah SD Disetubuhi Ayah Tiri

Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…

13 hours ago

Tangani 1.572 Kasus, 11 Markas KKB Diduduki

Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…

14 hours ago

Viral Truk Sampah Diduga “Bermain” BBM

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…

15 hours ago

Tersangka Sakit, Kasus Ibu Bakar Anak Dibantarkan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…

16 hours ago

7 Kebiasaan Setelah Makan yang Ternyata Kurang Baik untuk Kesehatan

Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…

18 hours ago

Biaya Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa Capai Rp30 Juta/Orang

Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…

19 hours ago