

Suasana pelaksanaan gerakan pangan murah yang dilakukan Disnakerindag di Kampung Autakma Distrik Wamena Kota Senin (17/11). (foto: Denny/ Cepos )
WAMENA– Guna menekan Inflasi daerah menjelang perayaan natal dan tahun baru di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Pemkab Jayawijaya menggelar gerakan pangan murah (GPM) di 17 titik.
Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Petrus Mahuse menyatakan gerakan pangan murah dalam masyarakat, memang sudah menjadi rencana dan program kerja dari pemerintah daerah, sehingga direncanakan akan dilakukan pada 17 titik yang akan dilakukan.
“Saat ini baru dua titik yang sudah dilakukan, sementara yang menjadi sasaran itu di wilayah distrik -distrik, kegiatan ini dilakukan untuk bagaimana kita pemerintah daerah mengendalikan inflasi apalagi kita hadapi natal dan tahun baru,”ungkapnya di Kampung Otakma Distrik Wamena Kota Senin (17/11).
Menurutnya, Pemkab sangat berharap menjelang perayaan hari besar keagamaan harga barang tidak naik di pasaran, dan inflasi bisa terkendali sehingga masyarakat bisa merayakan hari raya ini dengan baik, gerakan pangan murah ini akan dilakukan terus dilakukan sampai dengan Desember.
Page: 1 2
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan target…
Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Komnas HAM Papua…
Menurut warga, kekuatan ledakan yang terjadi di pinggiran pantai ini terbilang sangat masif. Detik-detik mencekam…
Pemerintah Kota Jayapura kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar…