Kata Pj Bupati Jayawijaya, untuk tahun ini pihaknya telah merencanakan untuk membangun dapur sehat di lokasi –lokasi distrik yang terdapat angka stunting disana yang akan di kolaborasikan dengan puskesmas yang bertugas disana, guna memberikan dukungan untuk penanganan stunting.
“Ini namanya program kegiatan yang disinergikan, kolaborasi antara 21 Dinas Teknis baik kegiatan penanganan kemiskinan ekstrim dan stunting maupun dari sisi anggaran, jadi pelaksanaannya harus focus dan juga anggarannya sehingga output dari pengeluaran APBD ini bisa selesaikan masalah ini,”kata Sumule Tumbo
Ia juga mencontohkan dari PUPR dalam penanganan stunting mempersiapkan sanitasi dan air bersih untuk masyarakat, ini yang harus di integrasikan bersama untuk focus tuntas pelaksanaannya dan apa yang ingin dicapai bisa direalisaikan
“Untuk program stunting ini memang perlu 21 OPD ini saling mengambil peran untuk bisa menyelesaikan tugas ini dan tidak hanya satu dinas saja yang menyelesaikannya karena ini bagian dari penanganan bersama,” tutupnya. (jo).
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…