Categories: PEGUNUNGAN

Produsen Miras Dijerat dengan UU Pangan

Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen bersama Kasat Narkoba Ipda Ismunandar menggerebek  tempat pembuatan miras di jalan Irian Atas Kota Wamena, Senin (16/12). (FOTO: Denny/ Cepos )

Polisi Sita 6800 Liter CT 

WAMENA-Jajaran Polres Jayawijaya tidak main-main dengan pelaku pengedar atau produsen minuman keras yang tetap membandel saat ini. Dimana para pelaku tak lagi dijerat dengan tindak pidana ringan (Tipiring) tapi dikenakan pasar dalam Undang-undang (UU) Pangan. 

  Hal ini seperti yang dilakukan terhadap pasangan suami istri yang memproduksi minuman keras jenis CT di dalam satu ruko di Jaln Irian Atas Kota Wamena. Dalam pengerebekan yang digelar Polres Jayawijaya berhasil menyita 6.800 liter miras oplosan di rumah warga tersebut,. 

   Menurut Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen, pengungkapan itu bermula dari laporan masyarakat, yang mecurigai adanya aktifitas pembuatan miras dalam dua ruko. Dimana, jika dilihat dari luar merupakan tempat yang tak berpenghuni, bahkan ada tulisan yang menyatakan ruko tersebut dijual, namun itu hanya mengelabui petugas karena didalamnya ada aktifitas pembuatan miras.

   “Kami terus melakukan razia dan hasil sebagaimana kita dapat. Pada 13 Desmber kita dapat 2.800 liter dan tadi malam 4.000 liter, artinya dalam beberapa hari ini kita sudah dapatkan 6800 liter miras jenis CT fermentasi Fermipan,”ungkapnya saat ditemui di Polres Jayawijaya Selasa (17/12) kemarin.

   Menurutnya, situasi saat ini  berada pada tahap pemulihan situasi kamtibmas pasca kerusuhan pada September lalu,  dimana dari kerusuhan itu berdampak pada terganggunya berbagai aktivitas publik.  Pihaknya melihat bahwa minuman keras ini menjadi pemicu timbulnya berbagai gangguan kamtibmas.

  “Karena itu, kegiatan kepolisian   terus dijalankan tanpa istirahat, baik razia miras, razia sajam dan tentu benda-benda terlarang lain yang dapat membahayakan keamanan di wilayah ini.”jelas Rumaropen.

   Secara terpisah Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Ipda Ismunandar, SIK mengaku menindak lanjuti perintah Kapolres Jayawijaya untuk pelaksanaan Natal dan Tahun baru ini, pihaknya meningkatkan razia dan patroli dalam meningkatkan keamanan di Jayawijaya. Khusus untuk pelaku pembuat dan penjual miras ini akan dikenakan undang –undang pangan agar ada efek jera.

  “Sebelumnya mungkin hanya tipiring dan tak ada efek jera, bahkan sering kali berulang, namun mungkin setelah kita kenakan undang –undang pangan yang hukumanya lebih berat akan membuat efek jera, dan sejauh ini baru satu yang akan dijerat dengan undang –undang pangan yakni AE yang merupakan IRT,” beber Ismunandar.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

SMAN 8 Jayapura Pasca Siswinya Jadi Pembawa Baki Paskibraka Nasional

  Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

20 hours ago

LAN: Pahami Akar Persoalan, Baru Buat Program!

   Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…

22 hours ago

Tak Kunjung Direnovasi, Warga Dok IX Tagih Janji Mendagri

  “Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…

1 day ago

Cegah Penyakit Jantung, Aktifkan Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…

1 day ago

Prioritaskan Program yang Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat

   Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…

1 day ago

Rumah Singgah ODGJ dan Anak Terlantar Diminta Segera Direalisasikan

Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…

1 day ago