Sementara itu Pendeta Lipius Biniluk saat menyampaikan materi mengatakan, saat ini banyak pemimpin jemaat termasuk pemimpin jemaat GIDI tidak duduk berdoa,pemimpin jemaat. Tidak belajar Alkitab dengan baik sehingga gembala Jemaat sering kali salah menyampaikan Firman Tuhan,’’ungkapnya..
“Kita bisa lihat seorang gembala atau penatua jemaat marah sampai angkat parang. Hamba Tuhan bikin istri dua karena lupa berdoa puasa dan belajar Firman,”tegas Pendeta Lipius Biniluk.
Hal yang sama juga ditekankan kepada Bupati Tolilara bersama jajarannya di lingkungan Pemkab Tolikara untuk selalu taat dan turuti Firman Tuhan dan setiap kali Ibadah Minggu harus datang ibadah di gereja bersama jemaat lain. Supaya berkat Allah terus melimpah dalam pekerjaan dan dalam keluarga.(Diskominfo Tolikara)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…