

Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Kabupaten Nduga Erias Gwijangge, SIP foto bersama dengan peserta pelatihan kewirausahaan bagi UMKM Pemula di Kabupaten Nduga yang berlangsung 10-12 September 2024. (Foto/Humas Nduga)
NDUGA-Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kabupaten Nduga bekerjasama dengan Dinas Perindagkop UMKM Provinsi Papua menggelar pelatihan kewirausahaan bagi UMKM Pemula Kabupaten Nduga. Pelatihan yang diikuti oleh 32 peserta ini digelar di Balai Latihan Koperasi (BLK) Provinsi Papua berlangsung selama tiga hari, mulai 10-12 September 2024.
Pelatihan usaha ini, diharapkan bisa mendorong pengembangan usaha dari skala mikro menuju usaha skala kecil. Kepala Perindagkop dan UMKM Kabupaten Nduga Erias Gwijangge, SIP mengungkapkan bahwa beberapa wilayah Kabupaten Nduga masih dianggap sebagai “daerah merah” yang masih ada gangguan keamanan. Dimana program kegiatan pembangunan masih sering terkendala faktor keamanan, sehingga hal ini berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, pada tahun anggaran ini, pihaknya melalui anggaran yang ada berupaya untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha UMKM pemula.
“Kita bawa masyarakat ini keluar untuk mengikuti pelatihan ke provinsi (Balai Latihan Koperasi Provinsi Papua), supaya masyarakat ini mempunyai kemampuan dalam menekuni usahanya,” ungkap Erias Gwijangge.
Diakui Erias, bahwa saat ini kondisi saat ini masih banyak masyarakat yang tertinggal jauh dalam hal kesejahteraan ekonominya. Oleh karena itu, melalui pelatihan ini, pihaknya berharap agar para peserta pelatihan ini bisa menjadi pelaku usaha kecil yang mandiri, agar bisa menghidupi dan mensejahterakan kehidupan keluarga.
“Kondisi kita sementara ini memang masih tertinggal jauh, kita mau para pelaku UMKM pemula ini bisa terus dibina Diperindagkop, sehingga ke depan bisa lebih meningkat usaha mereka,” ujarnya.
Page: 1 2
Emma menjelaskan bahwa akar persoalan ini mencakup tiga poin utama, krisis obat-obatan psikotropika, keterlambatan pembayaran…
Berdasarkan informasi, aktivitas kembali normal di RSJ tersebut setelah pihak rumah sakit, mulai dari suster…
Menurut Tan, salah satu faktor utama yang terus dipersoalkan adalah pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera)…
Carles merasa yakin meskipun anaknya tergolong nakal di sekolah itu, namun besar harapan anaknya bisa…
Menurut Nerlince, sebagai lembaga representasi kultural masyarakat adat Papua, MRP memiliki komitmen kuat untuk melindungi…
Lihat saja SPPG baru berjalan setahun terakhir sementara saat ini ada ribuan guru honorer yang…