Categories: PEGUNUNGAN

MRP Papua Pegunungan Dukung Langkah Pemkab Jayawijaya Perangi Miras dan Narkoba

WAMENA– Majelis Rakyat Papua (MRP) Pegunungan memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemkab Jayawijaya dalam menertibkan peredaran minuman beralkohol oplosan dan obat-obatan terlarang.

Wakil Ketua II MRP Papua Pegunungan, Benny Mawel, menegaskan bahwa kebijakan Pemkab Jayawijaya menjadi contoh yang baik bagi delapan kabupaten lainnya di provinsi Papua Pegunungan  untuk turut memberantas peredaran miras oplosan, narkoba, dan penyalahgunaan Aibon yang semakin meresahkan.

“Kami dari Majelis Rakyat Pegunungan mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk menertibkan ketertiban kota Wamena dan kabupaten secara umum terkait peredaran minuman beralkohol oplosan dan peredaran obat-obatan terlarang,”ungkapnya Selasa (15/4) di Wamena.

Ia menambahkan bahwa peredaran barang-barang terlarang tersebut telah merusak generasi muda dan bahkan menyebabkan kematian. Pihaknya juga menyoroti maraknya peredaran Aibon di Wamena. Oleh karena itu Kebijakan ini yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menjadi contoh bagi delapan kabupaten

Anggota MRP Papua Pegunungan perwakilan Yalimo, Manase Loho, menyoroti lemahnya pengawasan di pintu masuk Wamena, baik melalui jalur udara maupun darat. Meskipun dijaga ketat oleh aparat TNI dan Polri, barang-barang terlarang tersebut masih bisa masuk dan beredar di Wamena serta delapan kabupaten lainnya.

Sementara itu, anggota MRP Papua Pegunungan perwakilan Lanny Jaya, Nius Kogoya, menyampaikan keprihatinannya atas dampak buruk miras dan narkoba terhadap masa depan generasi muda di delapan kabupaten Papua Pegunungan.

Ia menghimbau kepada oknum-oknum yang terlibat dalam peredaran miras dan narkoba untuk segera menghentikan aksinya.  Jangan merusak anak-anak dengan miras, Aibon, dan zat narkotika lainnya. Generasi muda adalah harapan untuk membangun daerah ini,

MRP menekankan pentingnya dukungan dari seluruh kepala daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menerapkan kebijakan ini agar generasi muda di delapan kabupaten tidak terjerumus dan dapat fokus pada pendidikan mereka. (jo./wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Relokasi Pasar Lama, Beri Tempat Layak Bagi Pedagang

Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…

12 hours ago

Bom Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Kali Ariyau

Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…

13 hours ago

Menang Kasasi di MA, 328 Kepala Kampung Minta Pemkab Jayawijaya Kembalikan SK Mereka

Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir.  Ya,…

14 hours ago

Pertahankan Situasi Kamtibmas Yang Kondusif Polres Jayawijaya Razia Sajam di 4 Pasar

Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…

15 hours ago

Tak Ada Kelangkaan BBM di Mimika

Antrean panjang ini terjadi menyusul dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di…

16 hours ago

Dampingi Mentrans dan Dubes Tiongkok, Sekda Paparkan Potensi Telaga Sari

Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian…

17 hours ago