

PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM saat memimpin Rapat koordinasi Penyesuaian anggaran APBD TA 2024 bersama dengan OPD Pemkanb Jayawijaya (FOTO:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali melakukan rapat koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka membahas singkronisasi penyesuaian anggaran yang selaras dengan program pemerintahan yang bersentuhan langsung kepada kepentingan masyarakat masyarakat.
Penjabat Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan dalam rapat koordinasi ini, seluruh pimpinan OPD melanjutkan rapat koordinasi untuk memastikan singkronisasi pengalokasian anggaran itu apakah sudah berpihakan kepada masyarakat atau tidak sehingga program pemerintah pusat seperti pengetasan kemiskinan Ekstrim dan Penanggulangan Stunting bisa berjalan.
“penangan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrim serta kestabilan inflasi daerah ,ini harus dipastikan data-datanya baik dari jumlah masyarakat yang mengalami kemiskinan ekstrim dan pemetaan lokasihnya mulai dari tingkat distrik maupun perkampungnya,”ungkapnya Senin (15/1) kemarin di Gedung Otonom Pemda Jayawijaya.
Ia mengaku tujuannya mengetahui data, agar dalam pembahasan rapat ini setiap OPD diarahkan dalam penggunaan anggarannya dapat menyasar sebagai langkah penanganan oleh pemerintah pemerintah sehingga apa yang nantinya di kerjakan bisa tepat sasaran sesuai dengan yang diharapkan.
“Semua program diarahkan untuk tepat sasaran sehingga di harapkan tahun 2024 ini pengentasan kemiskinan ekstrim betul – betul bisa direalisasikan, demikian juga dalam penangan stunting dari jumlah yang sudah ada maupun dalam pendataan, dalam penggunaan APBD harus tepat sasaran juga,”kata Sumule Tumbo
Page: 1 2
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…