Menurut Lesman, jika Dinas kesehatan Jayawijaya tak siapkan tenaga, yang ditakutkan orang Papua bisa punah dan tinggalkan nama saja, karena penyakit HIV/ AIDS ini berhubungan dengan perilaku hubungan seks bebas yang terlalu mudah dan kapan saja sangat berdampak kepada masyarakat.
“Kami pastikan setelah pelatihan ini ada sesuatu yang petugas ini akan lakukan di tempat tugasnya yang meliputi tim kerja , waktu , rencana kegiatan, peralatan pelayanan, tempat pelayanan dan semua yang dibutuhkan dalam penanggulangan HIV/ AIDS,” jelas Plt Kadinkes Jayawijaya
“Kami berencana untuk membentuk satu kekuatan besar khususnya keluarga besar kesehatan jayawijaya untuk membedah masalah kesehatan yang ada di Jayawijaya, khususnya penyebaran HIV/AIDS sehingga bisa memberikan penekanan,” tutup Lesman Tabuni(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…
Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…
Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…
Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…
Sejak April 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kota Jayapura tersebut menjalankan Program Jaminan Direktur,…
Hanya berselang 15 menit setelah insiden, Tim Babat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang…