Menurut Lesman, jika Dinas kesehatan Jayawijaya tak siapkan tenaga, yang ditakutkan orang Papua bisa punah dan tinggalkan nama saja, karena penyakit HIV/ AIDS ini berhubungan dengan perilaku hubungan seks bebas yang terlalu mudah dan kapan saja sangat berdampak kepada masyarakat.
“Kami pastikan setelah pelatihan ini ada sesuatu yang petugas ini akan lakukan di tempat tugasnya yang meliputi tim kerja , waktu , rencana kegiatan, peralatan pelayanan, tempat pelayanan dan semua yang dibutuhkan dalam penanggulangan HIV/ AIDS,” jelas Plt Kadinkes Jayawijaya
“Kami berencana untuk membentuk satu kekuatan besar khususnya keluarga besar kesehatan jayawijaya untuk membedah masalah kesehatan yang ada di Jayawijaya, khususnya penyebaran HIV/AIDS sehingga bisa memberikan penekanan,” tutup Lesman Tabuni(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…