

Sejumlah elemen masyarakat ketika mengikuti Forum Group Discussion, di Aula Mapolres Biak, Rabu (14/5) kemarin. (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK – Polres Biak Numfor menggelar pertemuan bersama TNI, Pemerintah Daerah serta berbagai elemen masyarakat di Mapolres Biak Numfor, Rabu (14/5) kemarin.
Pertemuan bertema “Polres Biak Bersama TNI, Pemda, dan Elemen Masyarakat dalam Rangka Memelihara Kamtibmas” ini bertujuan untuk mencari solusi bersama dalam menekan angka kejahatan konvensional, khususnya yang melibatkan anak-anak sebagai pelaku maupun korban.
Secara geografis, Kapolres menjelaskan bahwa Biak bukanlah daerah lintasan utama, dan data menunjukkan bahwa mayoritas pelaku kejahatan konvensional adalah anak-anak Biak sendiri.
“Ending semua kasus sama mengambil barang milik orang lain. Beberapa pelaku bukan dari tempat lain, ini orang-orang kita semua. 80% pelaku adalah orang Biak itu sendiri, itu adalah saudara kita, anak kita, dan keluarga kita sendiri,” ungkapnya prihatin.
Kapolres memaparkan bahwa solusi untuk mengatasi permasalahan Kamtibmas melibatkan banyak indikator, mulai dari keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan tempat tinggal, kondisi keluarga, hingga pergaulan. Untuk itu, Kapolres mengajak seluruh pihak untuk bergandengan tangan memecahkan permasalahan kriminal konvensional di Biak, terutama yang melibatkan anak-anak.
Page: 1 2
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…