Categories: PEGUNUNGAN

Distribusi Logistik Pemilu, KPU Tidak Generalisasi di Nduga Tidak Aman

Staf KPU Kabupaten Nduga sedang melakukan pelipatan dan sortir logistic pemilu di Sekretariat KPU kabupaten Nduga di Wamena. FOTO : Denny/ Cepos )

WAMENA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nduga tidak akan menggeneralisir seluruh Distrik Di Kabupaten Nduga semuanya bermasalah dalam melakukan pendistribuaian logistic pemilu 2019 ini, meskipun memang ada beberapa distrik yang bermasalah namun untuk pendistribusian ini harus tetap dilaksanakan.

  Sekretaris KPU Nduga Bliser Simanjuntak mengakui jika, untuk masalah keamanan untuk beberapa distrik itu nantinya akan dibicakarakan dengan komisioner KPU lagi, sebab tidak bisa untuk Kabupaten Nduga di Generalisir daerah yang tidak aman, KPU sendiri berencana akan melakukan pendistribusian pada 20 maret mendatang.

“Memang benar ada masalah kamtibmas, hanya saja kami memandang tidak semua bisa digenaralisir menjadi bermasalah semua distrik, mungkin hanya beberapa saja sehingga kita akan berbicara dan ada kesepakatan dari pihak keamanan, Bawaslu, pemda dan KPU sendiri,”ungkapnya Rabu (13/2) kemarin.

  Bliser Simanjutak memastikan jika untuk sebagian besar wilayah Kabupaten Nduga masih kondusif, sehingga untuk distrik –distrik yang tidak bermasalah KPU akan tetap melakukan pendistribusian sebagaimana mestinya, hanya mungkin yang bermasalah ini yang akan dibicarakan lagi.

 “ Kami berharap semua proses pemilu di Kabupaten Nduga ini semuanya bisa berjalan dan pemilu di Kabupaten Nduga akan tetap berjalan,”bebernya.

  Menurut Dia, untuk titik distribusi KPU Nduga itu bisa dilakukan dari dua tempat, yang pertama dari Wamena dan yang kedua dari Kenyam ibukota Kabupaten Nduga, untuk distribusi dari Keyam ada 4 distrik yang harus dengan pesawat seperti Yigi, Mugi, Mapenduma dan Mam, sedangkan dari Wamena ada Distrik Mbua, Buyalma dan Dal.

  “ Sedangkan untuk 25 distrik lainnya itu harus dirop semua ke Ibukota Kenyam, dan  ada dua distrik yang bisa dilalui dengan jalan darat yakni Distrik Rekuri dan Kenyam, sementara 23 distrik yang lain harus di Drop dengan menggunakan helicopter,”jelas Simanjuntak.

  Tidak hanya sampai disitu, Kata Bliser, masih ada lagi proses pemikulan logistic sampai ke TPS –TPS yang ada, sehingga bisa dibayangkan bagaimana tingkat kesulitan, berapa besar waktu dan anggaran yang dibutuhkan untuk bagaimana mensukseskan pemilu di Kabupaten Nduga terlebih soal kantibmas saat ini.“Saya rasa ini penting untuk diperhatikan di Papua khususnya di Kabupaten Nduga untuk mensukseskan pemilihan umum ini,”katanya.

   Ia menambahkan, untuk proses pelipatan, Sortir itu semuanya sudah berhenti pada 20 Maret ini, dekepan itu KPU membutuhkan waktu 10 hari untuk mendroping logistic hingga sampai ke Kenyam karena tidak hanya logistic tetapi juga mendrop semua anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD).(jo)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

22 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

23 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

1 day ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

1 day ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

1 day ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

1 day ago