“Dari 18 gerai yang akan dibangun pertama ini dilihat dari potensi dan pengelompokan wilayah, sama seperi hari ini kita launching di Kampung Walak, nantinya gerai ini akan mencakup beberapa wilayah yang berdekatan dengan distrik Asologaima sehingga bisa dilihat alirannya baik datang dan pergi,”jelas Bupati Jayawijaya.
Mantan Dandim 1702/Jayawijaya menjelaskan, datang artinya semua potensi yang ada di wilayah ini akan masuk dalam gerai ini, sementara untuk pergi artinya artinya perekonomian yang berputar, artinya di gerai sana butuh apa kita akan kirim dari gerai lainnya untuk diperdagangkan disana sehingga bisa menguntungkan untuk seluruh komponen.
“Disini saya yakin dan percaya ada para sarjana lulusan pertanian, teknik dan beberapa studi lainnya pasti ada, sehingga pekerjaan tak hanya ada di kota sebagai ASN, tetapi seperti dalam gerai ini banyak yang bisa terlibat baik dalam manajemen pengelolaan, transportasi, output dari koperasi dan masukan barang -barang luar yang harus di kelola,” beber Atenius Murib. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Melihat kondisi itu, Yunus Wonda, Bupati Jayapura, menegaskan komitmennya untuk menata kembali wajah pasar di…
Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah dan komunitas mahasiswa Papua serta Melanesia yang sedang menempuh studi…
“Lokasinya akan berpindah sesuai kebutuhan. Menjelang Lebaran misalnya, digelar di halaman masjid. Begitu juga saat…
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya…
Namun, di balik tradisi tersebut, masih banyak yang belum memahami makna sebenarnya dari angpao saat…
Ia mengingatkan bahwa tidak semua orang bisa mendapatkan posisi struktural di pemerintahan. Karena itu, setiap…