

Lima orang anggota DPRD Jayawijaya yang masih aktif saat menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Jayawijaya, Ronny Elopere, Jumat, (11/8), kemarin. (FOTO:Denny/ Cepos)
Semuanya dari Partai Demokrat
WAMENA–Ketua DPRD Jayawijaya bersama 5 orang anggotanya yang masih aktif, resmi mengundurkan diri dari Partai Demokrat, Kabupaten Jayawijaya. Surat pengunduran diri tersebut diterima tertanggal 10 Agustus 2023. Partai tersebut sedang mempersiapkan kadernya yang untuk menggantikan mereka yang telah resmi mengundurkan diri.
Ketua DPC Partai Demokrat Ronny Elopere menyatakan, terkait dengan pergantian antar waktu ini, pihaknya dari DPC Partai Demokrat menunggu petunjuk organisasi, sebab pihaknya sudah menerima surat pengunduran diri Ketua DPRD Jayawijaya, Mathias Tabuni dan 5 anggota lainnya.
“Mereka sudah pindah partai, sehingga kita akan lakukan PAW, mereka resmi mengajukan surat pengunduran diri itu Kamis, (10/8), kami akan menindaklanjuti hal itu,”ungkapnya Jumat (11/8), kemarin.
Mereka yang mengundurkan diri dari Partai Demokrat Kebupaten Jayawijaya antara lain Ketua DPRD Jayawijaya, Mathias Tanbuni, Ketua Fraksi Demokrat, Festus Asso, Anggota Hana Lena Mabel, Christian Kendek Padang, Timotius Kosay dan Hersen Wetapo.
Ia mengakui, ini merupakan keputusan yang diambil oleh 6 orang anggota DPRD Jayawijaya, sehingga pihaknya dari Parpol juga wajib melakukan PAW.
“Yang nanti kami usulkan ini yang akan menjadi ketua DPRD, namun kami belum bisa sampaikan, itu ranahnya DPP yang memutuskan, kita hanya sebatas mengusulkan,”jelasnya.
Ia menyatakan, kekosongan jabatan Ketua DPRD Jayawijaya tentunya sangat mempengaruhi kebijakan pemerintah, apalagi dalam waktu dekat ini akan dilakukan perubahan anggaran APBD, oleh karena itu, pihaknya akan secepatnya menyampaikan hal ini kepada pimpinan Parpol untuk mengambil langkah terkait jabatan ketua DPRD Jayawijaya.(jo/tho)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…
Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…
Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…
Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…
Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…