

Transaksi jual beli di lapak seorang pedagang Pasar Sentral Timika. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Harga cabe rawit di Kabupaten Mimika, khususnya di Pasar Sentral Timika hingga kini masih dijual dengan harga Rp120 ribu per kilogram.
Pedagang menyebut, sejak naik pasca hari raya Idul Adha, harga cabe sampai saat ini tak kunjung turun.
Pedagang mengatakan, kondisi ini dipengaruhi oleh cuaca yang tidak bersahabat sehingga pasokan cabe lokal di Mimika menurun. Mereka juga menduga banyak petani cabe gagal panen akibat cuaca buruk.
“Memang musim hujan toh, ini sekarang cabe lokal tidak ada sama sekali,” kata Salma, pedagang Pasar Sentral Timika, saat ditemui, Kamis (11/7/2024).
Senada dengan Salma, seorang pedagang lainnya, Mama Eve juga menungkapkan hal yang sama.
Bahkan, Mama Ece menyebut, andai tak ada cabe dari luar yang dikirim ke Timika, harga cabe di pasar bisa mencapai Rp150 ribu per kilogram. Ia menambahkan, sebelum mengalami kenaikan, harga cabe hanya dijual Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram. “Ini cabe dari dari Jawa ini, lokal tidak ada,” ungkap Ece.
Sementara itu, selain cabe ada juga komoditas lainnya yang ikut naik harga. Diantaranya wortel, kentang, cabe merah keriting, bawang putih dan tomat.( mww)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Yuliani menjelaskan, kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berupa tindakan yang menimbulkan penderitaan secara…
Menurut Rustan, Siskamling merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun keamanan berbasis lingkungan. Kehadiran…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari…
Abisai menilai capaian realisasi anggaran hingga saat ini masih perlu terus didorong. Karena itu,…
Christian menyinggung masih terjadinya gangguan keamanan yang berdampak pada fasilitas transportasi di sejumlah wilayah…
Barto mengatakan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, khusus bagi pelajar, menurutnya…