Categories: PEGUNUNGAN

Komisi B Dorong Penggunaan Mini Pompa Bensin

WAMENA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jayawijaya mendukung penggunaan mini pompa bensin agar mudah dilakukan pengawasan, serta dapat mencegah terjadinya penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Ketua Komisi B DPRD Jayawijaya, Irwan Asso mengatakan, penggunaan mini pompa bensin juga dapat mencegah terjadinya penimbunan BBM dan antrian kendaraan di APMS yang berlangsung hampir setiap hari.

“Kami mendorong penggunaan mini pompa bensin karena kontrolnya enak, supaya tidak ada yang menjual BBM di atas harga yang ditentukan pemerintah daerah, sehingga BBM satu harga itu bisa tercapai,” ungkapnya, Selasa (12/7) kemarin.

Pihaknya mengharapkan, pemerintah tidak membiarkan penjualan BBM eceran di sejumlah tempat, karena berpotensi menjadi tempat penimbunan BBM dan mengakibatkan harga mahal pada saat-saat tertentu.

“Yang tidak memiliki izin ini kami berharap supaya dinas tegas, sekalian tertibkan harga jual yang di luar ketentuan pemerintah, kami dan dinas kerja sama untuk kejar pelaku usaha yang menjual BBM dengan harga mahal,”tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menimbun BBM di rumah atau di tempat usaha mereka, terutama yang tidak memiliki izin, sebab jika ketahuan atau kedpatan melakukan penimbunan maka ada sanksi tegas bagi mereka.

” Ada beberapa pengalaman, kebakaran terjadi karena mereka timbun BBM di rumah, sehingga kalau kebakaran, api pasti cepat menjalar, ini sudah terlihat saat beberapa kali terjadi kebakaran di Kota Wamena,”bebernya.

DPRD merekomendasikan penjualan BBM di APMS, mini pompa bensin dan sejumlah kios yang sudah mendapatkan izin menjual BBM. Walaupun mengizinkan, dewan tetap melakukan pengawasan agar tidak terjadi permainan seperti yang terjadi pada salah satu APMS di Jayawijaya.

“Ada temuan kami, itu meteran pompa di salah satu APMS disetting, jadi meteran jalan pas, tapi BBM yang diisi itu kurang. Terkait temuan itu, orangnya sudah ditangkap dan ditahan,”katanya.

Ia menambahkan, penggunaan mini pompa bensin di Jayawijaya lebih mudah digunakan sebab distribusi BBM ini bisa sampai ke distrik -distrik di luar kota Wamena, sehingga tak ada penumpukan kendaraan dalam kota.

“Kalau kita terapkan itu, maka kendaraan yang menuju ke arah kabupaten pemekaran atau distrik tertentu tak mengharapkan pengisian BBM hanya di satu tempat saja,”tambahnya. (jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

11 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

12 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

13 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

14 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

15 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

16 hours ago