“Ketika saya bertanya kepada para kepala kampung apakah mau dengarkan penjelasan saya, namun semua marah, sehingga saya bertanya kalau tidak mau dengarkan penjelasan saya kenapa masuk ke sini, disitulah moment itu dimanfaatkan untuk untuk melakukan penyerangan,”jelas Ronny
Wabub juga melihat aksi demo tersebut memang sudah diatur untuk niat jahat terhadap bupati dan wakil Bupati, penyerangan yang dilakukan bukan dengan tangan kosong tapi dengan alat tajam, bahkan ia dikejar hingga masuk dalam kantor Bupati namun dirinya telah dievakuasi lewat pintu darurat.
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengklarifikasi jika pasca aksi demo yang berujung ricuh, ada anggota yang memegang senjata api (Senpi), itu merupakan ajudan dari Bupati Jayawijaya yang mencoba untuk melinduninya dari serangan yang datang, semua ajudan disitu juga mengeluarkan senpi (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jayapura juga menyampaikan permohonan kepada pemerintah pusat terkait program pemasangan…
Rustan Saru mengingatkan pentingnya disiplin, menghormati guru, serta menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa…
"Ini merupakan komitmen kami bahwa FDS tidak lagi dilaksanakan pada Juli seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi…
Rustan Saru menekankan bahwa salah satu fokus utama dalam peningkatan pelayanan publik adalah komitmen bersama…
Ia menegaskan, pembangunan akses jalan menuju Kampung Omon telah menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Jayapura. Pemerintah…
Warga dan sejumlah pelajar SMA Negeri 4 Jayapura yang mengetahui adanya kebakaran tersebut, langsung…