

Tim SAR saat berada di landasan helikopter PT Intan Angkasa Air Service untuk mengevaluasi persiapan pasca kejadian jatuhnya helikopter PK-IWS, Rabu (10/9) (Foto istimewa)
Terkendala Cuaca, Evakuasi Belum Bisa Dilakukan
MIMIKA – Helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service dengan nomor register PK-IWS yang dilaporkan hilang kontak setelah lepas landas dari Ilaga, Kabupaten Puncak menuju Bandara Mozes Kilangin Timika ditemukan terjatuh di sekitaran Distrik Jila, Mimika, Papua Tengah, Rabu (10/9). Pesawat ini dipiloti Eko Puja, Sudirman selaku Helikopter Landing Officer, dan dua orang penumpang yakni Anto dan Zulkifli.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Charles Y. Batlajery dalam keterangan resminya, Rabu sore membenarkan hal tersebut. “Sore ini pukul 16.55 WIT untuk Helikopter PK-IWS sudah terlihat dan heli tersebut mengalami kecelakaan. Untuk lokasinya lebih dekat ke arah Distrik Jila,” kata Charles.
Helikopter tersebut ditemukan oleh Helikopter milik PT Intan Angkasa yang melakukan pencarian dengan nomor register PK-IWD. Pesawat ini terbang mengelilingi lokasi ditemukannya helikopter PK-IWS selama kurang lebih 5 sampai 10 menit.
Lanjutnya dikatakan, helikopter PK-IWD yang melakukan pencarian sempat terhubung dengan radar di Bandara Sentani yang mana saat itu berdasarkan informasi bahwa pilot helikopter tersebut sempat berkomunikasi tetapi suaranya terputus.
Setelah dipastikan kembali oleh PK-IWD, ternyata helikopter PK-IWS mengalami kecelakaan. “Dan dipastikan memang benar informasinya bahwa heli tersebut terlihat secara visual oleh PK-IWD bahwa heli tersebut mengalami kecelakaan,” jelas Charles.
Page: 1 2
Takuya rencananya akan dipinjamkan ke salah satu kontestan Liga 2. Artinya Persipura mencari pengganti gelandang…
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, dipastikan bertahan dan kembali membela tim untuk musim kompetisi Liga…
Seluruh pihak harus bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda yang bangga terhadap identitas dan warisan…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menegaskan tindakan menghilangkan nyawa seseorang secara sengaja merupakan…
Mewakili Rektor Uncen, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si.,…
Evakuasi dua korban tewas—pasangan suami istri bernama Yentinus Kogoya dan Pam Wendakme—diwarnai kontak tembak antara…