“Selama ini saya orang yang protes jika masyarakat Jayawijaya disebut masuk dalam miskin ekstrime, sebab kita disini punya lahan yang luas dan subur sehingga masyarakat bisa mengelola lahan -lahan tersebut menjadi sumber pangan,”jelasnya saat mencabut tanaman kedelai yang bisa dipanen
Ia juga menambahkan pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan membantu masyarakat yang mulai menanam komuditi baru seperti kacang kedelai, karena masih baru maka masyarakat belum paham petul terkait dengan kendala yang dihadapi sehingga perlu dibantu atau dibimbing oleh dinas teknis
“Dalam pengembangannya kita belum bisa lepas masyarakat sendiri, sebab ini komoditi baru yang mulai di budidayakan oleh karena itu masih membutuhkan bantuan dari pemerintah,” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…
Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…
Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…
Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…
Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…