Categories: PEGUNUNGAN

Guest House Pemda Yalimo Dibakar

WAMENA-Aset milik Pemkab Yalimo kembali dibakar oleh orang tak dikenal. Jika sebelumnya sejumlah kantor dan barak/mes pegawai dibakar, maka Jumat (10/9) dini hari sekira pukul 00.30, Guest House dari Pemda Yalimo yang dibakar  orang tidak dikenal.

   Pembakaran ini terjadi selang beberapa waktu, setelah masyarakat Yalimo kembali menyampaikan aspirasi tak ingin adanya pelaksanaan PSU di Pilkada Yalimo, kepada Plt Bupati Yalimo Ribka Haluk dan Ketua KPU Yalimo Yehemia Walianggen, pada Kamis (9/9) pagi  .   

   Dandim 1702/ jayawijaya Letkol Inf. Arif Budi Situmeang, SIP mengungkapkan bahwa masyarakat di Yalimo masih tidak menginginkan adanya Pilkada ulang. Kondisi ini yang menyebabkan masih terjadinya aksi pembakaran, seperti  pembakaran terhadap Guest Hous Pemda Yalimo, dini hari kemarin.

  “Semalam memang ada pembakaran lagi, kali ini bangunan Guest Hause pemda Yalimo yang dibakar dan pelakunya masih dalam penyelidikan dari pihak kepolisian,”ungkap Dandim kepada  Cenderawasih Pos, via telepon selulernya, Jumat (10/9).

  Menurut Dandim, dari informasi yang diterimanya pembakaran itu berlangsung pada pukul 00.30 WIT,  para pelaku pembakaran ini memanfaatkan situasi disana keamanan tidak melakukan patroli maka terjadi lagi pembakaran disana. Kata Dandim, kemungkinan pembakaran ini dilakukan karena warga merasa tidak puas dengan hasil pertemuan dengan KPU Yalimo.

  “Tuntutan untuk tidak melakukan PSU dan hanya melakukan pelantikan belum ada keputusan, sejak pagi kemarin (Kamis.red),  KPU Yalimo melakukan pertemuan dengan masyarakat bersama Plh Bupati Yalimo dan tuntutannya masih sama,”jelasnya.  

   Warga menyampaikan aspirasi dan diserahkan kepada ketua KPU Yalimo dan KPU Provinsi serta Bawaslu Yalimo dan dari Provinsi, yakni meminta pelaksanaan PSU tetap ditolak , sehingga memunculkan gejolak -gejolak kecil seperti pembakaran yang dilakukan semalam.

  “Seperti biasa warga menyampaikan aspirasinya kepada penyelenggara dan sampai saat ini belum ada keputusan, namun pada prinsipnya kami dari TNI siap untuk mengamankan pelaksanaan PSU memback up kepolisian untuk pengamanan,”bebernya.

  Sementara itu Penjabat Bupati Yalimo Ribka Haluk S.Sos, MM  dalam rilisnya menyebutkan jika sebagai pemerintah daerah pihaknya telah menerima aspirasi masa pendukung Erjon dan akan dilanjutkan atau dikawal ke Gubernur Provinsi Papua untuk dilanjutkan ke pemerintah pusat  sehingga  pemerintah memohon dukungan masyarakat dari 5 Distrik di Yalimo untuk pemerintah daerah melaksanakan kegiatan pembangunan, pemerintahan, pelayanan kemasyarakatan. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kios Klontongan Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah

Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…

14 hours ago

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

15 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

16 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

17 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

18 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

19 hours ago