Categories: PEGUNUNGAN

Produsen Miras Tetap Dijerat UU Pangan

Polisi Polres Jayawijaya saat menuang temuan miras di salah satu rumah kosong di Kampung Muai, Wamena, Selasa (10/3). ( foto: Denny/ Cepos )

WAMENA –Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen mengaku pihaknya   telah menyerahkan kembali satu tersangka pembuat miras lokal. Total terkait dengan kasus pangan sudah ada 3 orang yang dilimpahkan,  2 diantaranya laki-laki dan 1 perempuan, dan masih ada tersisa 9 orang.  

  “Kalau masih ada yang coba memproduksi Miras lokal lagi akan kembali tentu tersangka akan terus bertambah,”tegasnya Selasa (10/3) kemarin.

   Menurutnya, dengan sanksi tegas ini  masyarakat tak lagi berani memproduksi miras dalam Kota Wamena. “Semua tempat pembuatan miras ini telah terdeteksi, sehingga mereka merubah pola dengan memproduksi miras di luar kota dan kembali mensuplai masuk dalam kota tetapi mobilitas dari Polres Jayawijaya terus dinaikan untuk melakukan razia tanpa henti,”jelas Rumaropen

   Dalam Razia itu, Kata Rumaropen, tempat tempat yang dulunya bekas penjualan miras ini masih terus didatangi anggota, seperti di kamung Muai kemarin yang orangnya melarikan diri, Di lokasi 3 dan di depan toko Jaya Wamena. Artinya beberapa titik yang telah diketahui ini sudah kosong.

   “Kita tidak akan percaya karena orang memproduksi miras di tempat lain itu masih ada karena di sini masih saja ada orang yang mabuk , namun dengan penekanan ini angka pemabukan di Jayawijaya relatif turun,”katanya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

6 hours ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

7 hours ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

8 hours ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

9 hours ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

10 hours ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

11 hours ago