

Mobil Daihatsu Heline Warna Merah DS 8182 BB dan Mobil Ford Rangger Warna Putih Tanpa Plat Nomor yang ikut terbakar bersama dengan honai di KPR Sinakma Wamena, Kamis (8/7). (FOTO: Dok Polres Jayawijaya For Cepos )
WAMENA-Warga KPR Sinakma Wamena Kamis (8/7) pagi kemarin dikagetkan dengan kebakaran yang terjadi di salah satu honai yang merembet hingga membakar dua unit kendaraan roda empat yang diparkir di garasi milik korban Berthus Asso (48). Musibah kebakaran ini tak ada korban jiwa, hanya menimbulkan kerugian materil.
Insiden kebakaran itu berawal sekitar pukul 08.45 WIT, ketika anak korban bermain api dalam honai itu, dan api dengan cepat langsung membesar dan langsung menyambar garasi yang ada di sebelah honai tersebut dan menyebabkan dua unit mobil jenis 1 Unit Mobil Daihatsu Heline Warna Merah DS 8182 BB, 1 Unit Mobil Ford Rangger Warna Putih tanpa Plat Nomor juga ikut terbakar.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos membenarkan adanya insiden kebakaran ini. Menurutnya, akibat kebakaran ini diperkirakan menyebabkan kerugian sekitar Rp 500 juta.
“Dari informasi dan keterangan saksi -saksi yang kita ambil di lapangan memberikan kesaksian jika kebakaran ini berawal dari dua anak korban yang masih kecil bermain api dalam honai, dan kita tahu di honai itu terbuat dari bahan yang mudah terbakar, sehingga dengan cepat api membesar,”ungkap Kapolres, Kamis (8/7) kemarin.
Kapolres Jayawijaya mengatakan bahwa api berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil Pemadam Kebakaran dikerahkan, dibantu mobil Depot Minum Pikeyro yang diback up personel Polres Jayawijaya langsung tiba di TKP guna membantu memadamkan api.
“Insiden kebakaran ini kalau dilihat adalah kecelakaan, sebab api bersumber dari honai saat kedua anak korban bermain api tanpa pengawasan, apalagi honai terbuat dari kayu dan dilapisi rerumputan yang mudah terbakar,”katanya.
Ia menambahkan, hingga saat ini aparat Polres Jayawijaya masih melakukan olah TKP dan menginventarisir secara baik kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran itu, khususnya dalam honai yang menjadi sumber kebakaran.
“Kita masih melakukan olah TKP dulu untuk menginventarisir semua jumlah kerugian selain dua unit mobil yang juga ikut terbakar dengan honai itu,”tutupnya. (jo/tri)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…