“Kita ketahui bersama bahwa senjata tajam dan minuman keras selalu menjadi akar permasalah di Jayawijaya, untuk itu peran serta seluruh masyarakat sangat diperlukan demi terwujudnya keamanan di Kota Wamena.” kata Ipda M. Suryanto
Menurutnya pembawaan alat tajam saat melakukan aktifitas dalam kota wwamena seakan tidak pernah habis, setiap kali aparat melakukan Razia pasti ditemukan adanya warga yang beraktifitas dalam kota yang membawa sajam.
“entah kenapa saat ini warga lebih suka melakukan aktifitas dalam kota dengan membawa alat tajam, ini yang terus disikapi oleh kepolisian dengan gencar melakukan razia terhadap pembawaan senjata tajam dalam Kota Wamena,”jelas Kasi Humas Polres Jayawijaya
Kasi Humas Polres Jayawijaya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tak membawa alat tajam saat melakukan aktifitas dalam kota Wamena, penggunaan sajam itu seperti parang, kampak itu biasanya dikebun bukan dalam kota.
“siapapun yang membawa alat tajam ke dalam kota Wamena saat melakukan aktifitas sehari -hari maka akan ditindak, atau sajam yang dibawa bakal diamankan, tentunya pembawaan sajam dalam kota ini bisa saja menimbulkan kriminalitas,” tutupnya. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Sejak April 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kota Jayapura tersebut menjalankan Program Jaminan Direktur,…
Hanya berselang 15 menit setelah insiden, Tim Babat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang…
Kajati Papua Jefferdian mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang secara rutin dilakukan secara bergantian…
Peninjauan meliputi akses jalan menuju kawasan pusat pemerintahan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Selatan hingga…
enghubung Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan…
Informasi yang diperoleh menyebutkan sekitar 18 ABK berada di tiga kapal tersebut. Dari laporan sementara,…