“Kita ketahui bersama bahwa senjata tajam dan minuman keras selalu menjadi akar permasalah di Jayawijaya, untuk itu peran serta seluruh masyarakat sangat diperlukan demi terwujudnya keamanan di Kota Wamena.” kata Ipda M. Suryanto
Menurutnya pembawaan alat tajam saat melakukan aktifitas dalam kota wwamena seakan tidak pernah habis, setiap kali aparat melakukan Razia pasti ditemukan adanya warga yang beraktifitas dalam kota yang membawa sajam.
“entah kenapa saat ini warga lebih suka melakukan aktifitas dalam kota dengan membawa alat tajam, ini yang terus disikapi oleh kepolisian dengan gencar melakukan razia terhadap pembawaan senjata tajam dalam Kota Wamena,”jelas Kasi Humas Polres Jayawijaya
Kasi Humas Polres Jayawijaya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tak membawa alat tajam saat melakukan aktifitas dalam kota Wamena, penggunaan sajam itu seperti parang, kampak itu biasanya dikebun bukan dalam kota.
“siapapun yang membawa alat tajam ke dalam kota Wamena saat melakukan aktifitas sehari -hari maka akan ditindak, atau sajam yang dibawa bakal diamankan, tentunya pembawaan sajam dalam kota ini bisa saja menimbulkan kriminalitas,” tutupnya. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Sebanyak 21 warga yang ada di 5 kampung di Distrik Panggema Kabupaten Yahukimo dikabarkan meninggal…
Pengungkapan tersebut dilakukan setelah aparat melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP)…
"Penyalahgunaan kewenangan atau kekuasaan tidak boleh dipelihara sebab bisa merusak sendi kehidupan berbangsa apalagi kita…
Enam anggota DPR tersebut adalah Saul Walianggen (Dapil 1), Deni Faluk (Dapil 1), Emina Pusop…
Direktur Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol Nurul Azizah mengungkapkan bahwa harga bayi yang…
Ramadan bukan hanya bulan ibadah dan ampunan, tetapi juga saksi berbagai peristiwa besar yang mengubah…