

Anggota Inafsis Polres Jayawijaya saat melakukan olah TKP di tempat penemuan kerangka manusia yang tidak utuh di Kampung Holima, Distrik Hubikiak, Kabupaten Jayawijaya, Kamis, (7/7). (FOTO: Denny/ Cepos )
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
WAMENA—Warga Kampung Holima, Distrik Hubikiak, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (7/7) dikagetkan dengan penemuan kerangka manusia di rerumputan dalam kondisi tidak utuh serta tanpa identitas.
Wakapolres Jayawijaya, Kompol Ferdinand B. Maasawet, S.IK membenarkan adanya penemuan kerangka manusia, namun dalam kondisi tidak lengkap oleh warga sekitar yang hendak melakukan aktivitas di kebun, yakni di Kampung Holima, Distrik Hubikiak sekitar pukul 11.00 WIT.
“Kami sudah evakuasi ke RSUD Wamena guna kepentingan penyelidikan,”ungkapnya, Jumat (8/7) kemarin.
Wakapolres menjelaskan, penemuan tersebut berawal saat adanya laporan dari masyarakat bahwa telah ditemukan kerangka manusia di Kampung Holima, selanjutnya pihaknya mendatangi TKP untuk dilakukan olah TKP yang dibantu oleh warga sekitar yang menunjukan lokasi kerangka tersebut.
“Dari hasil olah TKP, kerangka manusia yang sudah tidak lengkap ini ditutupi kertas bungkus nasi dan 1 (satu) helai celana yang juga diamankan untuk dijadikan barang bukti, sedangkan untuk identitas kerangka masih dalam proses penyelidikan,”jelasnya.
Kompol Ferdinand menyatakan, sampai saat ini, belum ada keluarga datang melapor ke Polres Jayawijaya jika kehilangan anggota keluarganya, pihaknya masih menunggu laporan itu.
“Personel kami masih berupaya melakukan penyisiran di seputaran TKP awal ditemukannya kerangka guna menemukan sisa kerangka lainnya, namun belum ditemukan. Kami juga masih meminta bantuan dari warga untuk melakukan pencarian terhadap kerangka lainnya dari korban yang belum ditemukan,”bebernya.(jo/tho)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…