Categories: PEGUNUNGAN

Pemda Yapen Pacu Pembangunan Jalan Produksi

Bupati Yapen Tonny Tesar saat mengunjungi areal tanaman kopi di Kampung Manaini wilayah Pengunungan Muman. ( FOTO : Sinambela/Cepos )

SERUI –  Guna memperlancar akses para petani kopi ke lokasi tanaman, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen siap memacu pembangunan jalan produksi ke lahan tanaman kopi.

  Hal itu dikemukakan Bupati Yapen Tonny Tesar, S.Sos kepada warga petani kopi di Kampung Numaman saat meninjau kawasan kopi, Rabu (3/4). “Petani kopi di Pengunungan Muman pada 5 Kampung, bersusah payah ke kebun kopi untuk merawat dan mengurus tanaman kopi yang begitu luas. Karena itu, pembangunan jalan produksi akan terus kita pacu,” tegasnya.     

  Bupati Tonny juga menawarkan bagi petani kopi, jalan produksi akan dibuat mengelilingi lahan tanaman kopi. Sehingga akses petani lebih cepat untuk menjangkau seluruh lahan tanaman kopi, apalagi musim panen, petani tidak bersusah payah lagi harus memikul hasil panen kopi dengan mendaki gunung dengan jarak yang panjang sampai kerumah. 

  ” Petani sudah bisa mengangkut hasil tanaman kopi dengan gerobak motor dan mobil, ketika jalan produksi sudah tersambungkan. Karena itu, tahun anggaran 2019 jalan produksi akan diperpanjang pembangunannya,” katanya lagi. 

  Pada kesempatan itu, orang nomor satu di daerah ini yang didampingi Sekretaris Daerah Ir. Alexander Nussy, MM dan beberapa pejabat di bagian Setda, mengunjungi dan melihat secara dekat areal tanaman kopi yang sangat luas. Iring-iringan mobil rombongan Bupati sampai di lahan tanaman kopi yang baru mencapai sekitar 1 kilometer lebih. 

  Pantauan di lapangan, saat kunjungan kerja Bupati Tonny ke Pengunungan Muman sudah yang kesekian kalinya, tetapi sambutan dan keakraban warga bagi Bupati selalu diberikan atau ditunjukkan warga setempat. 

  Orang tua hingga anak-anak silih berganti mendatangi untuk bertemu dan memberikan salam kepada Bupati. Rasa-rasanya siapa pun yang datang mengunjungi wilayah Pengunungan Muman dengan wisata pemandangan yang cukup indah dan menarik tidak ingin cepat-cepat pulang. Oleh karena itu, mentari hampir mau terbenam, sekitar pukul 18.15 WIT dengan tusukan angin yang dingin, Bupati dan rombongan baru meninggalkan Pengunungan Muman. (Rin)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

1 day ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

1 day ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

1 day ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

1 day ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

1 day ago

Luluskan 46 Siswa, SNK Olahraga Papua Gandeng FIK Uncen

Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…

2 days ago