Categories: PEGUNUNGAN

Untuk Lakukan Vaksinasi Covid -19 Tanpa Pencanangan

Pemeriksaan rapid test yang dilakukan kepada ASN Pemkab Jayawijaya beberapa waktu lalu. ( FOTO: Denny/Cepos)

WAMENA-Tanpa pencanangan Dinas Kesehatan Jayawijaya tak mau ambil resiko untuk melakukan Penyuntikan Vaksin Sinovac Covid -19 kepada tenaga kesehatan dan 10 pejabat public. Hal ini dikarenakan wilayah Jayawijaya berbeda karateristik masyarakatnya dibandingkan dengan di Provinsi Papua dan di wilayah pantai.

   “Kalau mau melakukan suntik vaksin tanpa pencanangan dari Pemda sebenarnya bisa, tapi kami tidak mau mengambil resiko, sehingga kami akan lakukan vaksinasi itu setelah ada pencanangan dari pemda Jayawijaya,”ungkap Kepala Dinas Kesehatan dr. Willy Mambieuw, Sp.B via selulernya kepada Cenderawasih Pos, Senin (8/2) kemarin.

   Menurut dr Willy, hari ini hasil screening  yang dilakukan 10 pejabat publik di Jayawijaya juga akan diumumkan. Hal in ini tentu akan mempercepat Dinkes Jayawijaya untuk menentukan pelaksanaan pencanangan vaksin Covid -19 untuk Jayawijaya, sehingga prosesnya bisa mulai dilakukan untuk tahap pertama Nakes dan 10 pejabat Esensial.

   “Kalau hasilnya kita dapatkan hari ini diumumkan, maka kita juga bisa mempercepat hari pencanangan dalam waktu dekat ini, tapi kalau mau suntik tanpa lakukan pencanangan  kita tidak bisa lakukan itu,”jelasnya

   Kata Dr. Willy, pihaknya tidak mau ambil resiko sebab daerah pegunungan tengah Papua ini beda dengan yang lain, kita berkaca pada pengalaman sebelumnya Imunisasi Rubela ini menjadi pertentangan dalam masyarakat bahkan sempat ditolak saat awal -awal ada masalah dari imunisasi tersebut, ini yang diantisipasi dengan baik sehingga perlu dilakukan pencanangan terlebih dulu.

   “Dari beberapa masalah yang kita pernah temui, membuat kita tidak mau mengambil resiko untuk kita petugas kesehatan, dalam mengambil langkah penyuntikan tanpa dilakukan pencanangan dari Pemda.”katanya.

 Ia mengaku akan melakukan pertemuan dengan RSUD Wamena untuk menetapkan pencanangan penyuntikan Vaksin Covid -19 sebanyak 1200 tahap pertama  yang diperuntukan bagi tenaga kesehatan dan 10 pejabat esensial terlebih dahulu. Oleh karena itu usai ditetapkan, maka pihaknya akan melakukan konsultasi untuk langsung melakukan pencanangan vaksinasi.

   “Hari ini kita baru rapatkan dengan RSUD Wamena untuk menetapkan hari pencanangan vaksinasi, sehingga kalau sudah ada waktunya kapan kita akan persiapkan tenaganya yang telah bersertifikasi untuk melakukan penyuntikan vaksin itu,”tutup Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Cegah Peredaran Narkoba, Tiga THM di Entrop Dirazia

Razia tersebut menyasar tiga tempat hiburan malam, yakni Cafe/Bar D'Sultan, Blue Angles dan Cloud9. Kegiatan…

36 minutes ago

​BPS: Angka Kemiskinan Naik Signifikan

    Kenaikan grafik kemiskinan tersebut tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan Jayapura, melainkan menggambarkan…

2 hours ago

Status Ekonomi Bukan Berdasar Pendapatan Tunai

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura juga meluruskan anggapan umum mengenai penetapan kategori Desil dalam…

3 hours ago

Izin Pembangunan SPBU di Papua Harusnya Dipermudah

Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Papua berharap pemerintah daerah terus mempermudah…

5 hours ago

Pemkot Siapkan Usulan Bantuan Rumah ke Kementerian

   Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengatakan pendataan tersebut dilakukan melalui Dinas…

7 hours ago

Tekankan Pengabdian dan Loyalitas kepada Institusi

Kapolres mengatakan, sertijab tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk…

8 hours ago