

Penjabat Bupati Nduga, Namia Gwijangge SPd. M.Si bersama istri dan OPD terkait ketika melaksanakan pemusnahan barang kedaluwarsa yang ditemukan di sejumlah toko, Kamis (7/7). (FOTO:Humas Pemda Nduga )
KENYAM-Guna melindungi masyarakat dari bahaya mengonsumsi makanan, minuman dan barang kedaluwarsa, maka Penjabat Bupati Nduga, Namia Gwijangge SPd, MSi bersama OPD terkait melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di pasar yang ada di Keneyam dan langsung melakukan pemusnahan, Kamis (7/7).
Upaya melindungi konsumen, Pemkab Nduga Sidak barang kedaluwarsa. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nduga melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP Kabupaten Nduga, dibantu Polres Nduga melakukan Sidak terkait barang kedaluwarsa di beberapa toko di kota Kenyam, Kamis (7/7), kemarin.
Penjabat Bupati Nduga, Namia Gwijangge mengapresiasi tindakan Sidak yang dilakukan oleh OPD Nduga karena hal itu adalah tindakan perlindungan kepada konsumen, khususnya bagi masyarakt Nduga.
Bupati memerintahkan untuk rutin mengadakan Sidak agar dapat melindungi masyarakat dari barang-barang yang berbahaya.
Bupati juga mengingatkan bahwa peredaran Miras di Nduga dilarang, oleh karena itu, bupati menyatakan kepada Satpol PP dan Polres Nduga untuk tidak segan-segan menangkap dan memproses pelaku peredaran Miras di Kabupten Nduga.
“Hari ini kita melakukan Sidak dan barang kedaluwarsa dan yang tidak sesuai ketentuan langsung kita musnahkan. Saya harap tidak ada lagi pedagang yang menjual barang kedaluwarsa dan tidak sesuai ketentuan karena ini tentu sangat merugikan masyarakat Nduga dalam hal kesehatan,”ungkapnya.
Dirinya berharap OPD terkait untuk terus melakukan Sidak secara rutin, sehingga masyarakat terlindungi dari dampak barang, makanan dan minuman yang kedaluwarsa dan juga berbahaya bagi kesehatan masyarakat.(humas/gin)
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…
Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…
–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…
Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…
Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…