Categories: PEGUNUNGAN

Warga Honelama 1 dan 2 Protes Pembukaan Jalan

Mereka Nilai, Jalan itu untuk Kepentingan Pribadi

WAMENA—Puluhan warga dari kampung Honelama 1 dan 2 mendatangi Kantor Bupati Jayawijaya, Rabu, (6/4), kemarin. Mereka memprotes dan meminta agar Pemkab Jayawijaya menyelesaikan masalah pembukaan jalan yang di kampung mereka, sebab jalan tersebut tidak ada dalam perencanaan tata kota Wamena, namun dibuka untuk kepentingan pribadi sehingga membuat perkebunan warga sekitar lokasi rusak.

Dalam aksi di halaman Kantor Otonom Kabupaten Jayawijaya, puluhan warga ini diterima oleh Asisten 1 Sekda, Drs. Tinggal Wusono.

Robert Hubi selaku koordinator aksi menyatakan, warga setempat bertujuan agar pembangunan jalan yang ada di lingungan mereka dihentikan oleh pemerintah, sebab pembangunan jalan ini tidak dikoordinasi dengan pemilik hak ulayat yang ada.

“Kami datang ke sini meminta agar Pemkab Jayawijaya menghentikan pekerjaan itu, sebab kami pemilik hak ulayat sudah tidak punya tempat untuk berkebun lagi, kebun yang ada dirusak dengan pembangunan jalan guna kepentingan pribadi,” ungkapnya Rabu (6/4), kemarin.

Menurutnya, jalan yang telah dibuka itu sekitar 5 KM, mulai dari belakang kediaman Bupati Lanny Jaya, pembongkaran jalan itu sudah mendekati kebun kopi milik warga, sedangkan kebun yang terdampak dari pembukaan jalan tersebut, ada 1 hektar lebih.

Di tempat yang sama, Asisten I Sekda Jayawijaya, Drs. Tinggal Wusono, MAP menyatakan, masyarakat sendiri sudah tahu jika pembukaan jalan ini bukan kegiatan dari Pemkab Jayawijaya, kewajibanya hanya akan meneruskan aspirasi kepada bupati untuk tindak lanjutnya seperti apa.

“Mohon warga bersabar, kita akan minta petunjuk pimpinan untuk penyelesaian lebih lanjut,”katanya.

Ia juga menyatakan, sesuai dengan penyampaian aspirasi, pernah dilakukan penyelesaian dan ada keterlibatan dari pihak masyarakat sendiri untuk pembongkaran jalan itu, sehingga ini perlu dimediasi secara baik sehingga apapun yang nanti menjadi keputusan, bisa diterima secara baik pula.

Ia berharap masalah ini secepatnya diselesaikan secara berjenjang dengan beberapa tokoh yang terlibat, pemerintah juga akan melakukan pemantauan lewat kepala distrik terkait perkembangan dari masalah ini. (jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Jangan Diam, Laporkan Kekerasan Perempuan dan Anak!

   Yuliani menjelaskan, kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berupa tindakan yang menimbulkan penderitaan secara…

3 hours ago

Jaga Kamtibmas, Siskamling Diminta Diaktifkan Kembali

  Menurut Rustan, Siskamling merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun keamanan berbasis lingkungan. Kehadiran…

4 hours ago

Pemkot Pastikan Korban Kebakaran Dok V  Didaftarkan BPJS Kesehatan

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari…

5 hours ago

Sekolah Harus Jadi Jembatan Suara Pelajar Kepada Pemerintah

  Barto mengatakan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, khusus bagi pelajar, menurutnya…

8 hours ago

Akses Jalan Darat, Laut hingga Udara Papua Didorong Terhubung

Pembangunan konektivitas antarwilayah menjadi salah satu fokus pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan di tanah Papua.…

15 hours ago

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

16 hours ago