Categories: PEGUNUNGAN

Penilaian Pelayanan Publik, Pemkab Jayawijaya Tetap di Zona Hijau

WAMENA–Penilaian  Ombudsman  terhadap pelayanan publik di Kabupaten Jayawijaya hingga saat ini masih tetap di zona hijau, sejak dari 2019 hingga saat ini.

Asisten Muda Ombudsman Provinsi Papua, Gina Rossy Ikari, SH menyatakan, yang dinilai oleh Ombudsman dua tahun terakhir ini  ada 4 dimensi, pertama dimensi input, dimana pihaknya mewawancarai kompetensi di setiap OPD, sedangkan dimensi proses yang dilihat adalah keterpapanan standar layanan.

   “Untuk dimensi pengaduan, kita melihat apakah unit pengelolaan pengaduan di masing –masing OPD itu berjalan atau tidak, kita mewawancarai pengguna layanan, jadi masyarakat yang datang mengakses layanan di dinas itu kita ambil 5 sampel dan menanyakan pendapat mereka terkait pelayanan,”ungkapnya, Jumat (4/8), kemarin.

Gina memastikan, tahun lalu dan tahun ini, untuk Kabupaten Jayawijaya masih sama, ada 5 dinas yang dijadikan sampel seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Dinas Penanaman Modal, Koperasi dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, disamping itu ada juga Puskesmas Wamena Kota dan Puskesmas Hom –hom.

“Untuk Pemkab Jayawijaya sendiri, penilaian Ombudsman masuk dalam zona hijau, bersama dengan Yapen, kalau dilihat secara nasional, memang Kota Jayapura agak turun dari hijau ke kuning , ini bukan membandingkan atau menjatuhkan yang lain, tapi untuk 3 tahun memang Pemkab Jayawijaya beturut –turut hijau,”katanya.

Secara terpisah, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, saat ini memang ada tim dari Ombudsman yang melakukan penilaian kinerja dari pelayanan publik , sekaligus diberikan Bimtek. Dirinya berharap kepada kepala OPD, apabila ada pengaduan dari masyarakat, itu harus ada tindak lanjut dari OPD tersebut.

“Kita jangan menerima pengaduan, tapi tidak ada penindakan, ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat, sehingga saya berikan penegasan pada OPD untuk menindaklanjuti setiap pengaduan masyarakat,”jelasnya.

Bupati Banua juga mengaku, dari penilaiana Ombudsman mungkin tidak banyak lagi yang dibenahi, sebab setiap tahun, Pemkab Jayawijaya selalu diperiksa dan dirinya bersyukur karena selama 3 tahun beruntun, Jayawijaya masuk dalam zona hijau dan mungkin untuk tahun ini, tetap dipertahankan.

‘Perlu saya tekankan di sini agar setiap OPD menjaga kinerjanya, memang tidak terlalu banyak, karena tiap tahun diperiksa, sehingga kami pun sudah mengetahui apa yang perlu diperbaiki,”bebernya.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

12 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

13 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

14 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

15 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

16 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

20 hours ago