Categories: PEGUNUNGAN

Pelaku Pembuangan Bayi di Wamena Terus Diselidiki

Polisi Kerja Sama dengan Klinik, Dokter Praktek dan RSUD Wamena

WAMENA-Upaya kepolisian untuk mengungkap kasus pembuangan bayi pada 2 Maret kemarin, hingga saat ini belum ada titik terang, namun upaya penyelidikan masih terus dilakukan oleh jajaran Sat Reskrim Polres Jayawijaya guna mencari tahu identitas dari orang tua bayi tersebut.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP. Matinetta, S.Sos, MM menyatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan berupaya mencari tahu informasi melalui klinik -klinik yang ada di Jayawijaya, termasuk mencari saksi lainnya yang mengetahui tentang pembuangan bayi tersebut.
“Upaya penyelidikan masih terus kita lakukan dengan mencari saksi tambahan, sementara saksi yang menemukan dan perawat sudah kita mintai keterangan,”ungkapnya, Jumat (4/3) kemarin via selulernya.
Matinetta juga menyatakan, pihak kepolisian telah melakukan koordinasi dengan jumlah klinik yang ada dalam kota dan RSUD Wamena, bila mana ada yang berobat karena pendarahan akibat diduga melakukan persalinan yang tidak wajar agar secepatnya menghubungi kepolisian untuk dilakukan penyelidikan.
“Kita sudah lakukan koordinasi dengan klinik dan RSUD Wamena, kalau ada pasienyang ingin berobat dengan ciri -ciri khusus melakukan persalinan dengan tidak normal maka bisa segera disampaikan kepada kita untuk ditindaklanjuti,”tegasnya.
Menurutnya, dengan kondisi kelahiran seperti itu, pasti pelaku memerlukan bantuan medis untuk memulihkan keadaannya, sehingga kepolisian ingin agar klinik, dokter praktek dan RSUD Wamena bisa membantu memberikan informasi kepada kepolisian untuk mengungkap kasus pembuangan bayi ini.
“Kita tetap lakukan penyelidikan, siapapun yang membuang bayi ini akan ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku, oleh karena itu kita minta dukungan dari petugas kesehatan, baik di klinik, dokter praktek dan RSUD Wamena,”ujarnya.
Matinetta menambahkan, dari informasi yang dihimpun di RSUD Wamena, petugas di kamar jenazah telah melakukan pemakaman dengan cara dikremasi (pembakaran jenazah).
“Setelah meninggal dunia, bayi malang itu langsung dikeramasi oleh petugas yang ada di kamar jenazah RSUD Wamena, kita masih terus mencari dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus ini,”pungkas mantan Kapolsek Kurulu ini.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Gaji Hakim Naik 300 Persen, Akademisi: Gaji Selangit Tak Jamin Bersih

Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…

2 hours ago

Persipura Lakukan Perombakan Besar-besaran

“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…

9 hours ago

DPR RI Didesak Bentuk Pansus Pantau Kerusakan Dampak PSN

Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…

10 hours ago

Hampir Tak Ada Wakil Rakyat yang Bicara Penolakan PSN

Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…

11 hours ago

Keikhlasan Saat Situasi Ekonomi Kurang Bergairah Jadi Ujian Dalam Berkurban

Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…

12 hours ago

TPNPB Bertanggungjawab Atas Pembakaran Fasilitas Umum

TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…

13 hours ago