Categories: PEGUNUNGAN

Refleksi Akhir Tahun, Fokus pada Penguatan Ekonomi Lokal dan Stabilitas Daerah

WAMENA – Menutup lembaran tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya menggelar refleksi akhir tahun sebagai momentum evaluasi capaian kinerja serta pembenahan strategi pembangunan menyongsong tahun 2026 yang harus dicapai penguatan ekonimo lokal dam stabilitas daerah akan menjadi fokus dalam melakukan pembangunan.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH , MH menekankan bahwa tahun 2025 merupakan tahun transisi dan pemantapan setelah berbagai dinamika politik dan ekonomi. Pencapaian Utama Selama 2025 Berdasarkan laporan capaian kinerja, terdapat tiga pilar utama yang menjadi keberhasilan Pemkab Jayawijaya sepanjang tahun ini

“Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan dimana, melalui optimalisasi pasar tradisional dan subsidi transportasi angkutan udara, harga bahan pokok di Wamena relatif stabil.

Program Kembali ke Kebun yang digalakkan bagi masyarakat lokal berhasil meningkatkan produksi pangan lokal ubi jalar (hipere) dan sayur- sayuran.”ungkapnya Sabtu (3/1) saat menggelar doa syukur dan refleksi akhir tahun di kantor Bupati Jayawijaya.

Ia juga menjelaskan di sisi lain ada peningkatan infrastruktur dasar kelanjutan pengaspalan jalan penghubung antar distrik dan perbaikan fasilitas kesehatan di tingkat Puskesmas menjadi prioritas yang terealisasi secara bertahap.

“Selama tahun 2025 lalu kita juga sukses dalam melaksanakan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2025 tercatat mengalami kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 15% dibanding tahun sebelumnya, yang memberikan dampak langsung pada sektor UMKM dan perhotelan.”jelasnya.

Mantan Dandim 1702/ Jayawijaya juga mengaku jika meski menunjukkan tren positif, Pemkab Jayawijaya mengakui masih ada beberapa tantangan besar yang perlu diselesaikan seperti keamanan dan ketertiban, Dinamika di wilayah pegunungan tetap menjadi perhatian serius guna menjamin kelancaran distribusi logistik dan aktivitas warga.

“Kualitas SDM peningkatan mutu pendidikan dan layanan kesehatan di distrik-distrik terpencil masih memerlukan tambahan tenaga medis dan pengajar yang menetap.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Jelang Piala Dunia, Waspadai Judi Bola Online

Namun di balik euforia tersebut, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum pesta sepak…

24 hours ago

Wali Kota: Sekolah Negeri Dilarang Pungut Biaya Tambahan

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura untuk…

1 day ago

Gubernur: Rumah Korban Kebakaran Dok VIII Akan Dibangun Kembali

Pemerintah Provinsi Papua akan segera mengambil langkah konkret guna membantu masyarakat serta mempercepat proses pemulihan…

1 day ago

Administrasi Belum Beres, MBG di Sejumlah Sekolah Dihentikan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat Indonesia, pasca pemecatan kepala BGN dan…

1 day ago

Soroti Menu MBG, Gubernur: Ikan Harus Jadi Prioritas!

Permintaan itu disampaikan Gubernur saat menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilai belum optimal memanfaatkan potensi…

1 day ago

Serpihan Bom Akhirnya Ditemukan

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa perkembangan penanganan kasus menunjukkan hasil…

1 day ago