Kelompok pengeluaran dengan andil terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau itu andilnya mencapai 1,07 persen, secara year on year, penyumbang pertama inflasi kelompok ini adalah emas perhiasan, minyak goreng, kopi bubuk dan nasi dengan lauk.
Menyikapi masalah inflasi Provinsi Papua Pegunungan, lanjut Arther, memang memerlukan perhatian dari Pemrov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya sebab untuk pengambilan sampel ini di pasaran Jayawijaya sebab wilayah ini merupakan barometer pertumbuhan ekonomi untuk 7 kabupaten lainnya.
“Solusi yang pernah ditawarkan dalam menindaklanjuti masalah inflasi ini jalan trans Papua Wamena – Jayapura harus sudah mulus karena ketika kendaraan ini datang dari Jayapura membawa bahan makanan itu dia sudah harus lancar, selama ini kita tahu trasportasi udara yang berperan penting,” tutupnnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, setelah drainase dibersihkan dan ditata, para pedagang maupun masyarakat yang…
Direktur Utama PT AMJ Robongolo Nanwani, Entis Sutisna, mengatakan jumlah tersebut masih jauh dibandingkan total…
Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan ternyata tidak hanya berdampak pada tingkat kesejahteraan, tetapi…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…
Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran parameter dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa…