Ia juga mengakui jika dalam penyerahan bantuan tersebut ada beberapa penyampaian yang disampaikan dari para korban penyerangan kemarin, sehingga untuk menyelesaikan hal ini pemerintah Provinsi Papua pegunungan dan Pemda Kabupaten Jayawijaya akan duduk bersama untuk mencari solusi penyelesaian masalah ini.
“Kita harus mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat agar semua bisa berjalan dengan normal kembali, kita tidak bisa membeda –bedakan semua adalah masyarakat Jayawijaya sehingga memang harus berunding untuk menyelesaikan masalah ini,”kata Thony Mayor
Ia menyatakan jika pemerintah berhadap agar masalah ini bisa diselesaikan dengan cepat agar pemerintah bisa melanjutkan pembangunan dan memajukan daerah ini sama eperti daerah lainnya di Papua bahkan di luar Papua.
“Kami pemerintah dan apaNI/Polri tak akan tinggal diam dalam menyelesaikan masalah ini kita semua akan mencari solusi bersama agar kejadian yang terjadi pada 1 Januari lalu tidak terulang kembali lagi,”katanya
Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi serangan balasan, dan tetap tenang dalam suasana duka tersebut, hingga nanti masalah ini akan dicarikan solusinya untuk diselesaikan bersama.(jo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…