Ia juga menjelaskan jika 131 ini tersebar di semua distrik, tadi hasilnya bahwa ini semacam gerakan moral yang harus dilakukan oleh teman-teman OPD untuk menyumbang sebisa kemampuan mereka untuk bersama-sama dengan teman-teman kampung untuk penurunan stunting, dan ini dilakukan dengan cara berkolaborasi.
“Program Bapak Anak Asuh itu tidak ditunjuk ke perorangan dan itu ditunjuk ke OPD sehingga menjadi tanggungjawab bersama yang akan menjalankannya,”kata Kadinkes Jayawijaya.
Ia juga menginginkan agar program ini tak hanya dilakukan oleh Pemerintah daerah semata namun dari perbankan dan instansi vertikal yang ada di Jayawijaya bisa mengambil bagian dalam program BAAS ini agar angka anak stunting di wilayah Jayawijaya bisa diturunkan dengan melakukan intervensi bersama.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menyebutkan bahwa tahapan pendaftaran dibuka pada bulan Februari bulan depan. Bahkan jumlah formasi yang…
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Boby Awi menjelaskan bahwa kenaikan target tersebut seiring…
Menurutnya, LHP yang diserahkan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi cerminan sejauh mana pengelolaan keuangan…
Pelantikan sejumlah staf khusus ini oleh Fakhri menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Lantaran,…
"Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10…
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses penerimaan bahan makanan, kebersihan dan kelayakan dapur, kondisi…