Ia juga menjelaskan jika 131 ini tersebar di semua distrik, tadi hasilnya bahwa ini semacam gerakan moral yang harus dilakukan oleh teman-teman OPD untuk menyumbang sebisa kemampuan mereka untuk bersama-sama dengan teman-teman kampung untuk penurunan stunting, dan ini dilakukan dengan cara berkolaborasi.
“Program Bapak Anak Asuh itu tidak ditunjuk ke perorangan dan itu ditunjuk ke OPD sehingga menjadi tanggungjawab bersama yang akan menjalankannya,”kata Kadinkes Jayawijaya.
Ia juga menginginkan agar program ini tak hanya dilakukan oleh Pemerintah daerah semata namun dari perbankan dan instansi vertikal yang ada di Jayawijaya bisa mengambil bagian dalam program BAAS ini agar angka anak stunting di wilayah Jayawijaya bisa diturunkan dengan melakukan intervensi bersama.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…