Categories: PEGUNUNGAN

Dicemari Sampah, Air Kali Baliem Masih Dikonsumsi

WAMENA- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayawijaya Amos Asso mengungkapkan bahwa masyarakat di sekitar bantaran Kali Baliem hingga kini masih menjadi sumber air di kali untuk komsumsi kebutuhan sehari-hari. Ironisnya, aktifitas pembuangan sampah rumah tangga masih terjadi di sepanjang kali tersebut masih sering dilakukan. 

  “Masyarakat ini kadang sadar dan tidak sadar mereka buang sampah di Kali Baliem, tetapi kali baliem ini juga airnya dipakai oleh masyarakat untuk kebutuhan sehari -hari bagi yang tinggal di bantaran kali tersebut.”ungkap Amos Asso, Jumat (3/9) kemarin

   Menurutnya kalau dari sisi lingkungan, aktifitas buang sampah ini bisa katakan itu pencemaran lingkungan. Seharusnya masyarakat tidak boleh membuang sampah di pinggiran kali itu, karena mereka buang sampah tetapi mereka sendiri juga mengkonsumsi air Kali Baliem ini.

  “Kalau dilihat dari sisi kesehatan, itu menganggu kesehatan  karena airnya sangat tidak layak dipakai lantaran seringnya aktifitas pembangan bermacam sampai di kali tersebut,”jelasnya

  Oleh karena itu, dari Dinas Lingkungan hidup sering bicara juga tentang air Kali Baliem itu. Karena terlihat  bahwa dari sisi lingkungan hidup sama sekali tidak menjamin, istilahnya air sudah tidak layak pakai lagi, dikonsumsi bagi masyarakat pinggiran Kali Baliem.

  “Kami minta kembali ke Pemerintah Jayawijaya kita harus membuat suatu perda tentang larangan membuang sampah di area Kali Baliem, karena orang sering konsumsi air itu,  warga yang tinggal di bagian atas mata air membuang sampah tetapi yang tinggal di bagian bawa Wouma sampai ke bawah konsumsi air itu.”beber Amos

   Menurut Amos, pihaknya sebenarnya sudah menyiapkan tempat pembuangan sampah akhir, tempatnya sudah dibeli di Distrik Pisugi. Hanysa saja masyarakat masih kurang  paham makanya kadang mereka buang ke kal. “Akhirnya banyak yang penumpukan sampah di area badan sungai di kali baliem.”katanya

 Untuk itu, ia mengimbau agar sampah masyarakat jangan dibuang di Kali Baliem, tapi ditaruh di tempat atau jalur yang mudah diangkut  petugas, supaya  bisa angkut dan buang di tempat yang sudah disediakan oleh dinas lingkungan hidup.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

21 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

22 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago