

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH melakukan panen raya di Distrik Hubikosi Kabupaten Jayawijaya Jumat (31/10) (Dok Kominfo for Cepos)
WAMENA – Pemkab Jayawijaya kembali melakukan panen raya padi di lahan seluas 10,5 hektar yang digarap oleh beberapa kelompok tani seperti Kampung Moai, Kosihilapok, Kosiape, Labukama, Kampung Baru, dan Kampung Pipukmo yang sampai dengan saat ini masih terus memproduksi tanaman padi di beberapa distrik.
Bupati Jayawijaya Atenius Murip SH, MH, bersama beberapa pimpinan OPD serta anggota kelompok tani dan warga melakukan panen raya padi, di Distrik Hubikosi – Kabupaten Jayawijaya, Dimana kelompok-kelompok tani inilah yang selama ini aktif menanam padi di wilayahnya.
“Hari ini kami panen di lahan seluas 10,5 hektar yang sudah ditanam, kami pemerintah daerah mengapresiasi kelompok tani. Dan untuk meringankan beban dalam kegiatan pertanian kami memberikan mesin perontok dan mesin penggiling portable,” ungkap Bupati Jayawijaya Jumat (31/10)
Menurutnya, sebelum melakukan panen padi, Bupati sempat berdiskusi dengan para petani dan terungkap banyak sekali kendala yang dihadapi, mulai dari masalah irigasi, gudang penampung, hingga mesin penggiling dan beberapa alat lainnya yang sudah rusak
“Dalam kesempatan itu kami didampingi kepala dinas pertanian dan beberapa pimpinan OPD bersama ketua kelompok tani juga sudah meninjau langsung gudang-gudang penampung yang selam ini tidak terpakai karena rusak.” jelas mantan Dandim 1702 /Jayawijaya
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…