

PJ, Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM Bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Jayawijaya menerima honorer K2 yang tak lolos dalam verifikasi berkas dalam pengumuman selasa kemarin di halaman kantor DPRD Jayawijaya, Kamis (31/10) kemarin. (FOTO: Denny/ Cepos)
DPRD Panggil OPD untuk Sinkronkan Data
WAMENA– Pemkab dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayawijaya meminta tenaga tenaga honorer K2 kumpulkan bukti terkait adanya indikasi ada nama dari 600 orang yang bukan honorer di Pemerintah yang diakomodir. Sementara DPRD Jayawijaya bakal melayangkan undangan pemanggilan seluruh pimpinan OPD untuk mensinkronkan data honorer kategori dua (K2) yang diajukan kepada BKPSDM Kabupaten Jayawijaya.
Pemanggilan kepada kepala OPD bakal dilakukan guna mengklarifikasi data usulannya untuk tenaga Honorer K2, sebab dalam aksi demo serta beberapa bukti yang disampaikan, ada indikasi bahwa yang tak pernah bekerja di pemkab Jayawijaya dan berada di instasi lain namanya diakomodir dalam 600 kuota honorer K2.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM menegaskan jika pemerintah tidak bisa membatalkan pengumuman yang telah dikeluarkan kemarin, oleh karena itu bagi yang tidak diakomodir dalam K2 ini memberikan bukti agar bisa disinkronkan atau di klarifikasi kepada OPD yang mengusulkan nama -nama itu
“Sesuai kesepakatan kami minta bukti itu disampaikan kepada kami agar kita bisa sesuaikan dengan data yang dimiliki oleh OPD, karena memang dari data itu ada yang sudah meninggal dunia atau sebagainya,”ungkapnya Kamis (31/10) kemarin di halaman Kantor DPRD Jayawijaya
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…