

Dandim 1702/ Jayawijaya, Letkol CPN Atenius Murib, SH, MH (FOTO: Denny/ Cepos)
Dandim 1702/ Jayawijaya, Letkol CPN Atenius Murib, SH, MH (FOTO: Denny/ Cepos)
WAMENA—Dandim 1702/ Jayawijaya, Letkol CPN Atenius Murib, SH, MH memastikan jika dirinya tidak terlibat dalam dugaan pelarian Bupati Memberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak (RHP), yang kini menjadi DPO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Keterlibatan saya di situ jelas tidak mungkin, saya seorang tentara dan komandan satuan bawahan, sama -sama pejabat publik, hanya sebatas hubungan kerja, sebab saya memiliki wilayah teritorial menjaga kondisifitas keamanan di wilayah tersebut,” ungkapnya saat ditemui di Markas Kodim 1702/ Jayawijaya, Selasa, (2/8), kemarin.
Ia menyatakan, sejak masalah Bupati Mamteng dan KPK ini mencuat ke publik, kondisi pemerintahan sempat lumpuh sebab banyak ASN mengungsi ke Wamena, namun saat ini aparat keamanan dari Polda Papua sudah dikirim ke sana untuk mengamankan situasi.
Sejak menjabat 1 bulan lalu sebagai Dandim 1702 /Jayawijaya, dirinya belum menjalin hubungan dengan RHP sehingga bagaimana bisa disangkutpautkan dengan pelarian yang bersangkutan.
“Kalau bicara kenal, ya, memang kenal sebagai pejabat publik, dia Bupati Mamberamo Tengah, saya Dandim 1702/ Jayawijaya yang punya wilayah teritorial sampai di sana, tidak mungkin saya terlibat dalam pelariannya,”pungkasnya.(jo/tho)
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…