Categories: PEGUNUNGAN

Dana Otsus Dipotong, Program dan Kegiatan Direvisi

Wabup Marthin Yogobi, SH,M.Hum ( FOTO : Denny/Cepos )

WAMENA –Dampak dari terpotongnya dana Otsus  Kabupaten Jayawijaya dari semula Rp 117 Miliar menjadi Rp 66 Milyar membuat banyak sekali kendala yang dihadapi karena banyak kegiatan yang telah dianggarkan dari sumber dana Otsus itu. Masalah ini membuat Pemda Jayawijaya harus melakukan revisi program dan kegiatannya dengan berkoordinasi ke Provinsi Papua.

   “Kalau banyak program dan kegiatan yang tidak bisa berjalan maka mau atau tidak mau maka Pemda Jayawijaya harus melakukan revisi program yang dianggarkan dengan dana otsus, artinya program kerja dipilah lagi mana yang urgen itu yang didahulukan,”ungkapnya Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi di Kampung Waga –waga Distrik Kurulu, Jumat (2/8) kemarin.

  Menurutnya, saat ini Bupati   Jhon Richard Banua sedang ada berkoordinasi untuk revisi  program kerja pemda kepada Provinsi Papua, karena disini harus dilihat lagi program dan kegiatan itu sehingga yang menjadi prioritas itu yang akan dijalankan dengan anggaran yang terbatas ini.

    Marthin Yogobi menyatakan jika program yang tak bisa berjalan di tahun ini akan kembali diusulkan di tahun anggaran berikutnya, karena program dan kegiatan ini telah masuk dalam Rencana Menengah Jangkah Menegah Daerah (RPJMD) Jayawijaya sehingga secara otomatis akan tetap ada dalam program itu.

  “Itu akan tetap kita lanjutkan di tahun –tahun ke depan karena ini masuk dalam RPJMD kita, sehingga masih ada kesempatan untuk melaksanakan program kerja yang tertunda di tahun ini,” tuturnya.

  Ia menambahkan, anggaran otsus yang sangat terbatas ini, pemerintah Kampung diminta untuk lebih bijak melakukan pengelolaan dana desa, sesuai dengan kebutuhan masyarakat di kampung agar bisa membangun kampung itu jauh lebih baik lagi ke depan.

  “Kalau program dan kegiatan yang dianggarkan dari otsus tidak bisa berjalan semuanya maka kepala kampung punya peranan penting untuk membangun dan mengelola dana kampung itu dengan baik atau sesuai dengan APBK yang diajukan,”tambah Marthin Yogobi. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

6 hours ago

Pemprov Papua Barat Tingkatkan Status Siaga Karhutla Menjadi Waspada

Pemerintah Provinsi Papua Barat telah meningkatkan status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari siaga…

11 hours ago

Trafik Pelabuhan Merauke Tumbuh di Atas 10 Persen

Pengembangan Pelabuhan Merauke terus dipersiapkan seiring meningkatnya aktivitas dan trafik angkutan barang. Saat ini, pengembangan…

12 hours ago

BKPSDM Provinsi Papua Pegunungan Didesak Beri Kepastian

Koordinator Umum, Bertho Nayak Entama, menegaskan bahwa proses CASN Formasi 2024 telah berjalan cukup lama,…

13 hours ago

Kebakaran di Dok IX, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…

14 hours ago

Serapan APBD Baru 45 Persen, Pimpinan OPD Diwarning

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…

15 hours ago