Categories: METROPOLIS

Pemkot Jangan Hanya Kejar Pajak Tapi Rugikan Masyarakat

Otniel Deda  ( FOTO : Noel/Cepos)

JAYAPURA –  Menyikapi peryataan Gubernur Provinsi Papua Angota DPRD Kota Jayapura menyampaikan dukungan dan mInta pemerintah Kota Jayapura untuk dapat mengkaji dan lebih Bijak dalam pemberian izin kepada pihak hotel yang mengaMbil badan jalan yang merupakan hak masyarakat umum.

Anggota DPRD Kota Jayapura, Otniel Deda mengatakan  Gubernur memberikan saran dan masukan karena ia melihat pembangunan di Kota Jayapura sebagai kota barometer di Papua yang sebagai ibu kota Provinsi Papua.

“Sebagai atasan Gubernur beri teguran kepada pemerintah Kota Jayapura dan hususnya kepada perhotelan yang sudah jelas mengambil hak masyarakat umum dengan mengambil badan jalan umum,”katanya.

Sebagai Komis B yang membidangi Infrastruktur, Ia  mendukung  pernyataan Gubernur Papua karena Kota Jayapura terus mengalami peningkatan dan partisipasi penduduk makin tinggi, maka akan mempengaruhi pengunaan jalan umum dalam beraktifitas.

“Pemerintah Kota jangan kejar PAD dengan memberikan izin seenaknya untuk membangun hotel yang memakan badan jalan yang merupakan hak masyarakat demi memberikan pajak, ini kami nilai tidak adil bagi masyarakat umum,,” katanya.

“Hotel sebenarnya harus minimal jaraknya jauh dari jalan umum, tapi ini tidak! mereka seenaknya gunakan jalan milik masyarakat umum, trus pemerintah sampaikan mereka dikenakan bayar pajak tambahan, trus masyarakat pejalan kaki menjadi korban karena jalan mereka di jadikan lahan parkir, ini sebernya kita membuat masalah baru di kota ini, kami lihat ini hanya kepentingan bisnis karena dari sisi letak tidak strategis,” paparnya.

Ia menilai dinas terkait tidak jelih dalam memberikan izin kepada hotel yang memiliki lahan parkir di jalan umum. 

“Ini adalah pemaksaan pembangunan tanpa melihat lahan parkir. OPD terkait juga tidak profesional karena tidak memberikan masukan kepada Wali Kota, dengan memberikan dampak pembangunan hingga mengakibatkan macet saat ini,” katanya.

Sementara itu salah satu warga kota, Rendi mengaku sangat terganggu dengan adanya pembangunan hotel yang mengambil jalan umum karena dirinya harus melewati jalan kendaraan yang membahayakan.(oel/gin)

newsportal

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

20 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

21 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

22 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

23 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

1 day ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

1 day ago