

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP. M.KP menerima penetapan 5 Raperda yang diserahkan langsung oleh ketua DPRK Jayawijaya Lucky Wuka, S.PI, M.Si di ruang sidang Kantor DPRK Jayawijaya Selasa (30/9) kemarin. (foto: Denny/ Cepos)
WAMENA – DPRK Jayawijaya menetapkan APBD Perubahan Tahun 2025 sebesar Rp 1,5 Triliun usai mendapat pengurangan anggaran sebesar Rp 18 miliar lebih.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP. M.KP menyatakan pembahasan materi yang diajukan pemerintah jalan dengan baik dan sesuai dengan mekanisme tentang pedoman penyusunan APBD TA 2025 dan berdasarkan ketentuan undang-undang terkait lainnya.
“Jadi dapat kami menjelaskan bahwa APBD TA 2025 Semula sebesar Rp. 1.636.262.622.048,00, namun berkurang sebesar Rp 15.344.854.833,76,00 sehingga menjadi Rp. 1.620.917.767.164,24, sehingga untuk pendapatan daerah Rp. 1.570.638.618.714,00 namun kembali berkurang Rp 18.813.054.432,76,” jelasnya di ruang sidang DPRK Kabupaten Jayawijaya Selasa (30/9).
Ia mengaku untuk jumlah pendapatan setelah perubahan Rp.1.551.825.564.281,24, sementara untuk belanja daerah setelah perubahan Rp1.620.917.767.164,24, dimana didalamnya ada pembiayaan Penerimaan pembiayaan semula Rp.65.624.003.334,00 bertambah Rp 3.468.199.549,00, sehingga penerimaan setelah perubahan Rp. 69.092.202.883,00.
“Semua sudah diperhitungkan oleh TAPD Pemerintah daerah dan Banggar DPRK Jayawijaya sehingga untuk saat ini APBD Perubahan TA 2025 kita tetapkan, Rp 1,5 Triliun lebih,” jelas Ronny.
Page: 1 2
Namun di balik euforia tersebut, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum pesta sepak…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura untuk…
Pemerintah Provinsi Papua akan segera mengambil langkah konkret guna membantu masyarakat serta mempercepat proses pemulihan…
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat Indonesia, pasca pemecatan kepala BGN dan…
Permintaan itu disampaikan Gubernur saat menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilai belum optimal memanfaatkan potensi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, kembali menyoroti masih adanya sejumlah pedagang yang berjualan di…