Categories: PEGUNUNGAN

Berkas Perkara Korupsi Bendahara BPBD Jayawijaya P-21

AKBP. Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Berkas perkara korupsi yang melibatkan tersangka Bendahara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jayawijaya berinisial EA, saat ini dinyatakan sudah P-21 atau lengkap

  Menurut  Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen, pihaknya kini tinggal menunggu permintaan Jaksa untuk penyerahan tersangka dan barang bukti. Namun dalam perkara ini yang bersangkutan tak ditahan karena yang bersangkutan kooperatif dalam setiap panggilan dan pemeriksaan.

  “Kasus tersebut masuk dalam tahap P-21, sudah lengkap. Kita tunggu perintah Jaksa. Tahap dua berarti orangnya dan barang bukti kita serahkan ke Jaksa.  Bendahara di BPBD Jayawijaya,”ungkapnya Sabtu (29/2) kemarin.

  Perkara Korupsi ini, lanjut Rumaropen,  terjadi pada tahun 2015 ini baru dinyatakan P-21 setelah pengumpulan barang bukti, bahan keterangan selama kurang lebih tujuh tahun, sementara EA mengakui mencairkan sejumlah anggaran tersebut atas persetujuan dari almarhum mantan kepala BPBD Jayawijaya

  “Itu penyalahgunaan anggaran BPBD Jayawijaya yang mengakibatkan negara mengalami kerugian sebesar Rp 400 juta lebih,”jelasnya 

  Dominggus mengatakan ke depan kasus-kasus korupsi akan menjadi perhatian kepolisian, dimana dalam penggunaan dana desa juga tak luput dari pengawasan kepolisian sehingga jangan ada yang melakukan penyalagunaan anggaran negara yang dikelola oleh kampung.

   “Jadi bukan saja masalah pencurian sepeda motor yang kita perhatikan, tetapi kasus korupsi, penyalahgunaan anggaran negara itu menjadi perhatian kami,” katanya. 

   Secara terpisah Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengaku belum mendapat laporan dari penegak hukum terkait dugaan korupsi yang terjadi di salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) setempat, dimana dalam perkara ini ia dulunya berstatus sebagai Wakil Bupati Jayawijaya.

  “Kami belum dapat laporan itu soal perkara korupsi BPBD pada tahun 2015 ini dari kepolisian, perkara ini sudah lama sebenarnya dan mantan kepala BPBD Jayawijaya juga tiada,” katanya.(jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Ketergantungan Pasokan Luar Picu Gejolak Harga Pangan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…

2 days ago

Aset Kendaraan Dinas Pemprov Papua Masih Bermasalah

–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…

2 days ago

Polisi Diminta Tindak Tegas Pungli di Ruas Jalan Wisata Skori–Puay

Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…

2 days ago

“Bagi Orang Papua, Menjaga Sagu Sama Dengan Menjaga Kehidupan”

   Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…

2 days ago

Program Jemput Bola Dukcapil Capai Hasil Positif

Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…

3 days ago

Bukan Masalah Stok, Tapi Praktik Kecurangan yang Dibiarkan Masif

   Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…

3 days ago