Categories: PEGUNUNGAN

52 Kelompok Tani Papua Pegunungan Bangun Irigasi Tersier Lewat Program P3-TGAI

WAMENA– 52 kelompok tani di Papua Pegunungan telah menyelesaikan pembangunan jaringan irigasi tersier melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun 2025.

Dimana Program ini merupakan bagian dari kerja sama antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan DPR RI, untuk meningkatkan pemanfaatan air irigasi mendukung sektor pertanian.

Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Merauke, Nonce Saman, ST., MT., menjelaskan bahwa pembangunan jaringan irigasi dilakukan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), yang terdiri dari 52 kelompok tani penerima program tahun ini. Dari total 255 kelompok P3A yang ada di Papua Pegunungan, baru 50 kelompok yang mendapatkan alokasi pekerjaan P3-TGAI.

“Tahun ini, ada dua tahap pelaksanaan. Tahap pertama mencakup 49 pekerjaan, dan tahap kedua sebanyak 2 pekerjaan, sehingga totalnya 52 kegiatan,” ungkapnya Jumat (28/11)

Menurutnya Jaringan irigasi tersier yang dibangun terdiri dari dua jenis, yakni konstruksi beton dan galian tanah, sebagian besar petani memulai dengan membuat saluran galian tanah secara swadaya karena keterbatasan dana dan belum adanya jaringan air yang mengalir ke sawah mereka.

“Ada dua bentuk irigasi yang sudah eksisting berupa galian tanah akan ditingkatkan menjadi konstruksi beton, sedangkan yang belum ada akan dibuka dengan galian tanah terlebih dahulu,” jelas Nonce

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tekanan Ekonomi, Banyak Bujangan Masuk RS Jiwa

Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan ternyata tidak hanya berdampak pada tingkat kesejahteraan, tetapi…

7 hours ago

BMKG Waspadai Sebaran Asap Lintas Batas dari Papua Nugini

Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…

8 hours ago

Sempat Kabur Saat Disergap, Terduga Curanmor Akhirnya Diciduk di Ifale

Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…

9 hours ago

Pergerakan Kerak Bumi Picu Gempa di Jayapura

  Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran parameter dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa…

10 hours ago

Waspadai Perubahan Cuaca Lokal

   Ketua Tim Meteorologi Publik BMKG, Finnyalia Napitupulu, menginformasikan bahwa gambaran cuaca secara umum di…

11 hours ago

Kemendagri Redam Isu Perubahan Definisi OAP

  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengatakan, definisi OAP telah memiliki dasar hukum…

12 hours ago