Categories: MERAUKE

Tak Kunjung Balik Rumah, Seorang Pemburu di Merauke Dilaporkan Hilang di Hutan

MERAUKE– Seorang pemburu di Merauke Bernama Gabriel Mahuze (55) dilaporkan hilang saat sedang berburu di hutan sekitar Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Laporan hilangnya seorang warga dihutan tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, pada Minggu (28/12) sekira pukul 15.30 WIT.

‘’Minggu kemarin sekira pukul 15.30 WIT, kami menerima laporan dari seorang anggota Polsek Sota Bernama Kadir, adanya seorang warga Sota yang sedang berburu di hutan dan tak kunjung balik ke rumahnya,’’ kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Rudi, SE, MM, Senin (29/12).

Rudi menjelaskan, setelah menerima laporan itu, pihaknya telah menurunkan 1 tim penolong menuju hutan di Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

Kadir, anggota Polsek Sota melaporkan kejadian dugaan orang hilang ini sambil menceritakan kronologi kejadian bahwa awalnya korban Gabriel Mahuze bersama 7 rekannya melaksanakan aktifitas berburu pada hari Sabtu (27/12) dini hari sekira pukul 00.10 WIT

Pagi harinya, di tempat yang sudah disepakati bersama, korban tidak kunjung keluar hari hutan hingga rekannya yang lain menduga korban tersesat. Upaya pencarian oleh ketujuh rekan korban telah dilakukan hingga hari minggu siang. Namun karena korban tidak kunjung ditemukan maka Polsek Sota menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke untuk membantu pencarian.

‘’Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke yang berangkat pada pukul 15.25 wit tiba di sekitar lokasi kejadian pukul 18.00 WIT,’’ jelasnya.

Rudi menjelaskan, setelah tim tiba di sana dan bergabung dengan tim gabungan yang sudah ada di lokasi maka upaya awal pencarian mempergunakan drone thermal untuk melihat dan mencari ceceran barang milik korban sekaligus memetakan lokasi kejadian sebagai bahan pertimbangan tim SAR gabungan untuk melaksanakan upaya pencarian selanjutnya.

“Saya menekankan pada tim untuk berkoordinasi dengan pihak setempat tentang kearifan lokal yang dipegang masyarakat setempat agar senantiasa dipahami dan dipatuhi oleh seluruh personil yang terlibat dalam tim SAR gabungan saat ini,” jelas Rudi.

Pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang tersebut dilanjutkan Tim Gabungan pada Senin (29/12) di titik-titik dimana korban bergerak selama berburu di dalam hutan yang ada di Sota.

“Berdasarkan informasi dari rekannya, korban saat malam itu menggunakan baju kaos berwarna putih, celana loreng, bersepatu lapangan dengan membawa parang kecil,’’ tambahnya. (ulo/wen)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Serpihan Bom Akhirnya Ditemukan

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa perkembangan penanganan kasus menunjukkan hasil…

23 hours ago

Dua Prajurit TNI Disebut Tewas Dalam Kontak Tembak

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan operasi tersebut dipimpin Komandan Kowip I Rutis, Barnabas Muk.…

24 hours ago

Pemerintah Diingatkan Segera Menyiapkan Langkah Antisipatif

Pengamat ekonomi sekaligus Dosen Pascasarjana Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura, John Agustinus, mengatakan dampak…

1 day ago

Jawab Isu “Pesta Babi”, Mentan Amran Sebut Pesta Pangan

“Kenapa yang dibahas hanya pesta babi di Merauke? Kenapa tidak melihat Sumatera Selatan yang kami…

1 day ago

Tak Heran Pelaksanaan MBG Carut Marut

Kasus ini dinilai harus menjadi momentum krusial untuk membenahi tata kelola program strategis nasional tersebut…

1 day ago

Mengapa Biak Banyak Ditemukan Amunisi Bekas Perang Dunia

Selain sisa logistik yang tertimbun di dalam tanah maupun gua, sisa amunisi juga banyak yang…

1 day ago