Categories: MERAUKE

Wujudkan Merauke Lumbung Pangan Nasional, Bakal Kerahkan 200 Unit Excavator

    Andi Amran Sulaiman menjelaskan untuk optimisasi lahan  40.000 hektar tersebut dilakukan secara  klaster. Semuanya mengarah ke pertanian moderen, dengan   mengunakan pertanian moderen.

‘’Betul-betul   pertanian moderen dengan menggunakan tehnologi  dan nantinya bisa menjadi percontohan di daerah lainnya.  Seluruhnya menggunakan mesin  pertanian, mulai dari pengolahan lahan,  tanam pakai alat, kemudian silo. Semua  menggunakan tehnologi tinggi,’’ katanya.

Untuk menampung hasil pertanian tersebut, lanjut Mentan, akan ada semacam ada PT yang akan mengelolannya, sehingga  pembukaan lahan pertanian di Merauke dengan tujuan petani sejahtera,menyerap tenaga kerja, menekan angka kemiskinan  dan pertumbuhan  daerah.

‘’Untuk pembagiannya antara pemilik  tanah dan perusahaan yang mengelola lahan ini  dengan sistem pembagian 40:60. Artinya  pemilik lahan 40 sedangkan pengelola 60. Tapi  yang lebih tahu Pak bupati (Merauke,red),’’ jelasnya.    

  Dengan sistem pengairan atau drainase yang akan dibuat kata Mentan  maka banjir dapat dikatasi di Merauke .

‘’Salurannya harus diperbaiki. Dinormalisasi. Karena  setiap tahunnya terjadi penangkalan, sehingga sistem drainasenya wajib di  normalisasi,’’ tandasnya.

Mentan juga mengingatkan agar  proyek ini berjalan dengan baik, maka  hanya satu komando dibawah Pangdam  XVII/Cenderawasih.

   Dikesempatan yang sama, Bupati Merauke Romanus Mbaraka optimis, wilayah yang dipimpinnya mampu menjadi lumbung pangan nasional. Ia mengatakan dukungan pemerintah pusat baik berupa alsintan, benih, pupuk hingga pendampingan petani secara langsung dilapangan akan berdampak positif terhadap pengembangan pertanian diwilayahnya.

“Dengan potensi yang ada, mudah mudahan dalam jangka waktu 3 sampai 6 bulan kedepan 40.000 hektar lahan ini akan menjadi sasaran yang akan kami kelola, terimakasih atas kepercayaannya kepada kami, semoga dengan potensi yang ada ini bisa kami kelola dengan baik sehingga kami bisa mencukupi kebutuhan pangan Indonesia,” tegasnya.

   Sebagai informasi, total optimasi lahan di Kabupaten Merauke untuk tahap awal ini mencapai 44.711 hektar. Lokasinya tersebar di 7 (tujuh) titik utama yakni Distrik Jagebob seluas 5.060 ha, Distrik Kurik seluas 12.742 ha, Distrik Malind seluas 6.186 ha, Distrik Merauke seluas 1.686 ha, Distrik Naukenjerai 261 ha, Distrik Semangga seluas 7.027 ha dan Distrik Tanah Miring seluas 11.746 ha.   (ulo)   

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

​Bangun Kepedulian Lingkungan Sejak Dini​Bangun Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

​Bangun Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

-Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak usia dini, Sekolah Anak…

22 hours ago

Tegas! Bupati Keerom Copot Kepala Kampung yang Terjerat Utang Rentenir

Sanksi tegas ini diberlakukan menyusul adanya insiden penagihan paksa oleh para oknum rentenir kepada kepala…

23 hours ago

Diklat Paskibraka 2026 Diharapkan Ajanb Pembentukan Karakter Generasi Muda

"Pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan sekadar proses mempersiapkan petugas pengibar Bendera Merah Putih pada upacara…

24 hours ago

Golkar Perkuat Mesin Partai hingga Tingkat Kampung

   Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan Musyawarah Distrik merupakan…

1 day ago

Tim Kuasa Hukum LB Tegaskan Putusan Praperadilan Bukan Pembenaran Mutlak Penyidikan

Penegasan tersebut disampaikan dalam siaran pers yang dikeluarkan ARKR Law Office & Associates sebagai respons…

1 day ago

Perkuat Karakter, 614 Siswa Baru SMAN 4 Jayapura Ikuti PTA

   Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, dan kepemimpinan…

1 day ago