

MERAUKE-Pemerintah Kabupaten Boven Digoel akhirnya mengumumkan hasil tes CPNS 2019 formasi tahun 2018 Rabu (29/7) sesuai dengan jadwal sebelumnya. Dari pengumuman tersebut, tentunya ada yang merasa senang dan bahagia karena dinyatakan lulus. Namun tak sedikit yang merasa kecewa karena kesempatan untuk menjadi aparatur sipil negara belum terwujud.
Dari gambar-gambar yang diterima media ini beberapa jam setelah pengumuman tersebut memperlihatkan bahwa kaca jendela dari Kantor dari Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Boven Digoel berhamburan di lantai. Selain kaca jendela yang dirusak tersebut, media ini juga menerima video aksi demo yang dilakukan oleh sejumlah warga ke Kantor Bupati Boven Digoel.
Dalam aksi tersebut, sejumlah pendemo berteriak agar nama-nama yang dinyatakan lulus CPNS ditempel. Dalam video itu pula, aksi demo damai ini dikawal oleh pihak kepolisian setempat. Wakil bupati Boven Digoel H. Chaerul Anwar, ST yang dihubungi media ini beberapa kali terkait dengan aksi yang terjadi di Boven Digoel pasca pengumuman hasil seleksi CPNS tersebut tidak merespon.
Namun sebelumnya melalui akun resmi pribadinya, Wabup Chaerul Anwar menjelaskan bahwa pengumuman ini selain dilakukan lewat email para peserta tes, juga lewat media sosial resmi Pemkab Boven Digoel serta RRI Tanah Merah.
Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Boven Digoel untuk tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif. Karena menurutnya, bagi yang gagal dalam seleksi ini masih ada kesempatan untuk penerimaan formasi 2019 dan formasi 2020.
Sementara itu, Paur Humas Polres Boven Digoel Haryanto yang dihubungi media ini lewat telepon selulernya membenarkan adanya pengrusakan kaca jendela dari kantor Badan Kepegawaian Kabupaten Boven Digoel pasca pengumuman CPNS tersebut. ‘’Saat ini (kemarin.red) sedang dilakukan pertemuan antara para pendemo dengan Pak Sekda Kabupaten Boven Digoel,” ungkapnya.(ulo/tri)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…