

Ringland Simanjuntak (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Kepala Sekolah SMAI Merauke Ringland Simanjuntak mengaku jika pihaknya sudah tidak melakukan pungutan pendaftaran siswa baru selama ini.
‘’Kita tidak ada lagi pungutan bagi siswa baru,’’ kata Ringland Simanjuntak. Namun yang ada, jelas dia, adalah pembayaran seragam sekolah yang disediakan oleh OSIS sekolah. Seragam sekolah ini disediakan sekolah lanjut dia atas permintaan sebagian besar orang tua siswa untuk sekolah menyediakan.
‘’Nah, apakah seragam sekolah itu juga dikategorikan pungutan. Saya pikir tidak, karena OSIS sekolah hanya mengakomodir sebagian besar permintaan orang tua. Karena di seragam sekolah itu sudah ada lambang sekolah, osis dan nama sekolah,’’ jelasnya.
Selain itu, lanjut Ringland Simanjutak bahwa setiap tahunnya sekolah membuat rencana belanja sekolah (RBS). Dimana dana BOS yang diterima oleh sekolah belum mampu mengakomodir kebutuhan sekolah. ‘’Karena kami disini ada guru honor sekolah sampai cleaning service dengan jumlah 33 orang. Setiap tahunnya, anggaran yang kami butuhkan untuk membayar guru honor sekolah dan cleaning service itu hampir Rp 800 juta,’’ jelasnya.
Karena itu, lewat rencana belanja sekolah itu, Komite sekolah bersama dengan orang tua sekolah berembuk dan membuat kesempakatan membayar uang komite dimulai Rp 150.000, Rp 100.000 dan Rp 50.000 setiap bulannya sesuai kemampuan dari orang tua siswa.
‘’Tapi ada juga siswa yang tidak bayar karena masalah ekonomi, sehingga ada semacam subsidi dari siswa yang mampu membayar komite sekolah tersebut,’’ katanya.
Ringland Simanjuntak menambahkan bahwa jika pemerintah ingin benar-benar membebaskan orang tua dari biaya sekolah tersebut maka kekurangan dari dana BOS yang diterima sekolah untuk operasional sekolah mesti ditanggung oleh pemerintah daerah.
‘’Tapi kan kemampuan pemerintah daerah juga terbatas. Sehingga masih dibutuhkan partisipasi dari para orang tua untuk membantu sekolah lewat komite sekolah yang ada,’’ tambahnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…