‘’Saya sampaikan kepada kepala PLBN Sota bahwa prinsip utama pos lintas batas itu untuk memberikan pelayanan pelintasan, menjadikan masyarakat melintas secara legal, baik dari Indonesia ke PNG maupun dari PNG ke Indonesia ,’’ tandas Zudan.
Menurutnya, prinsip tersebut harus dipegang sehingga pelayanannya bisa terjadfi dekresi. Misalnya, pada pukul 16.00 WIT, pelayanan sudah tutup tapi karena tiba-tiuba ada orang sakit yang dibawa baik yang masuk ke Indonesia maupun yang pulang ke PNG atau ada orang meninggal maka pelayanan harus tetap diberikan dengan memberikan dekresi kepada Kepala PLBN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelintas batas.
‘’Ini saya berikan apresiasi dan dapat terus ditingkatkan upaya-upaya pelayanan ini. Jadi hari ini, saya datang silaturahmi sekaligus memberikan motivasi kepada teman-teman yang bertugas di sini. Mengapa ini harus dilakukan, karena harapan masyarakat semakin lama semakin meningkat terhadap pelayanan kita. Kemudahan pelayanan, keramahan dalam pelayanan dan kepastian dalam pelayanan,’’ tandasnya. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…
Menindaklanjuti arahan Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda)…
Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jayapura Kota menangkap dua pemuda berinisial J.W (18) M.P (18)…
Ribuan personel tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, serta aparatur Pemerintah Daerah (Pemda) tingkat…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan progres pembangunan kantor Gubernur Papua…
Asep mengatakan, dalam pelaksanaan upacara tersebut, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil…